sekitarbandung.com – PLN UP2B Jabar Minyak Jelantah menjadi program unggulan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi sirkular. Melalui pelatihan di Aula Desa Cangkuang Wetan, Kabupaten Bandung, warga diajak memanfaatkan minyak jelantah rumah tangga menjadi sabun cair dan lilin aromaterapi yang bernilai ekonomi.
PLN UP2B Jabar Minyak Jelantah Jadi Produk Ramah Lingkungan
Sebanyak 60 ibu rumah tangga mengikuti pelatihan langsung bersama tim Better Life Indonesia. Mereka dipandu untuk mengolah minyak jelantah dengan metode sederhana yang bisa dipraktikkan menggunakan peralatan rumah tangga.
PIC kegiatan, Fajar Amali Kurniawan, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang praktis agar mudah diterapkan.
“Kami ingin ibu-ibu bisa mandiri mengolah limbah dapur tanpa alat mahal. Cukup alat sederhana, hasilnya bisa sabun cair dan lilin aromaterapi,” jelasnya.
Baca Juga: Unisba Dirikan Posko Kesehatan untuk Korban Demo Ricuh di DPRD Jawa Barat
Dukungan PLN untuk Ekonomi Sirkular
General Manager PLN UIP2B JAMALI, Munawwar Furqan, menegaskan bahwa PLN UP2B Jabar Minyak Jelantah merupakan bentuk integrasi bisnis dan tanggung jawab sosial.
“PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga mendorong perubahan sosial dan lingkungan. Program ini adalah bukti nyata dukungan kami terhadap ekonomi sirkular,” ungkapnya.
Sementara itu, Manager PLN UP2B Jabar, Akhmad Duli, menambahkan bahwa program ini mencerminkan peran PLN dalam pemberdayaan masyarakat.
Apresiasi dari Pemerintah Desa
Kepala Desa Cangkuang Wetan, Asep Kusmiadi, mengapresiasi program ini karena relevan dengan kebutuhan warga.
“Minyak jelantah yang biasanya jadi limbah kini bisa jadi peluang usaha. Warga kami jadi lebih sadar pentingnya menjaga lingkungan sekaligus berwirausaha,” ucapnya.
Kolaborasi Multi Pihak
Program ini tidak berdiri sendiri. PLN UP2B Jabar menggandeng Pemerintah Desa, Bank Sampah Tanginas, Inwaste Indonesia, Better Life Indonesia, dan Srikandi PLN UP2B Jabar. Kolaborasi ini memastikan keberlanjutan program dan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, minyak jelantah yang dibuang sembarangan dapat mencemari air dan tanah. Melalui inovasi ini, limbah dapur justru menjadi produk bernilai tambah.
Menuju Budaya Zero Waste
Dengan adanya program PLN UP2B Jabar Minyak Jelantah, warga diharapkan dapat mengembangkan usaha mikro ramah lingkungan. Prinsip zero waste dan konsumsi bertanggung jawab dapat tumbuh dari lingkup keluarga, sehingga limbah rumah tangga tidak lagi menjadi beban, melainkan peluang.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

