sekitarbandung.com – Pemerintah Kota Cimahi terus berupaya menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah (PR Kota Cimahi) yang masih menumpuk. Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menyebutkan bahwa sejumlah permasalahan seperti banjir, kemacetan, sampah, dan tata kota masih menjadi fokus utama dalam perencanaan pembangunan ke depan.
“PR Kota Cimahi masih banyak, mulai dari penataan wajah kota, infrastruktur, kemacetan, banjir, dan sampah. Termasuk juga pengangguran, peningkatan keterampilan masyarakat usia produktif, serta penguatan ekonomi kerakyatan,” ujar Adhitia pada Senin (23/6/2025).
Adhitia menambahkan bahwa penanganan PR Kota Cimahi akan dilakukan secara bertahap dan terstruktur, mengingat kompleksitas masalah yang dihadapi dan keterbatasan sumber daya yang tersedia.
Baca Juga: Korupsi BBPPK Lembang: Eks Kepala Balai Jadi Tersangka Proyek Fiktif, Negara Rugi Rp 1,9 Miliar
PR Kota Cimahi: Penataan Pedestrian dan Drainase Jadi Prioritas
Langkah awal yang dilakukan Pemkot Cimahi adalah penataan jalur pedestrian agar lebih ramah bagi pejalan kaki, termasuk penyandang disabilitas, lansia, dan keluarga muda. Hal ini untuk mendukung mobilitas warga dan menjadikan kota lebih inklusif.
Selain itu, normalisasi saluran drainase serta pembangunan ground tank di titik-titik rawan banjir menjadi langkah strategis untuk mengurangi genangan yang sering terjadi saat hujan deras.
PR Kota Cimahi: Atasi Kemacetan Lewat Pengaturan Arus dan Infrastruktur
Kemacetan yang menjadi masalah klasik di Cimahi juga sedang ditangani melalui pembatasan operasional truk Over Dimension Over Load (ODOL), pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO), dan penambahan pelican crossing.
“Selama jalan yang rusak merupakan kewenangan kota, pasti akan kita perbaiki. Supaya jalan tidak cepat rusak lagi, truk ODOL akan dibatasi jam operasionalnya demi keselamatan warga dan kelancaran arus lalu lintas,” terang Adhitia.
Ke depan, Pemkot Cimahi akan mengevaluasi titik kemacetan dan menyusun rekayasa lalu lintas yang efektif berdasarkan data lapangan. Semua upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa PR Kota Cimahi terselesaikan dengan pendekatan yang efisien dan partisipatif.
Sumber: Tribun Jabar

