Program Cek Kesehatan Gratis Siswa Bandung dari Dinkes Kota Bandung

sekitarbandung.com – Untuk menjaga kualitas pendidikan dan memastikan siswa dalam kondisi sehat, Dinas Kesehatan Kota Bandung meluncurkan program cek kesehatan gratis siswa Bandung bagi seluruh

Aracely Azwa

Cek Kesehatan Gratis Siswa Bandung

sekitarbandung.com – Untuk menjaga kualitas pendidikan dan memastikan siswa dalam kondisi sehat, Dinas Kesehatan Kota Bandung meluncurkan program cek kesehatan gratis siswa Bandung bagi seluruh jenjang pendidikan dasar hingga menengah. Program ini menyasar pelajar SD, SMP, hingga SMA dan dimulai setelah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), dengan target rampung pada Desember 2025.

Cek Kesehatan Gratis Siswa Bandung Jadi Prioritas

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Sony Adam, menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi peserta didik. Ia menyatakan bahwa kondisi kesehatan siswa sangat berpengaruh terhadap kemampuan mereka dalam menyerap materi pelajaran.

“Program ini menyasar siswa dari SD sampai SMA agar mereka tetap sehat dan siap belajar. Pemeriksaan ini gratis dan langsung ke sekolah-sekolah,” jelas Sony pada Selasa (29/7/2025) di Balai Kota Bandung.

Baca Juga: Cara Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri 2025: Panduan Lengkap dan Persyaratan

 Pemeriksaan Komprehensif Termasuk Gula Darah

Jenis pemeriksaan yang dilakukan tidak hanya terbatas pada penglihatan dan pendengaran, namun juga anemia dan gula darah. Tambahan pemeriksaan gula darah menjadi langkah antisipatif terhadap peningkatan risiko diabetes tipe 2 pada anak-anak, yang disebabkan pola konsumsi makanan dan minuman manis yang tidak terkontrol.

“Anak-anak sekarang banyak konsumsi manis. Jadi tahun ini kami tambah pemeriksaan gula darah,” jelas Sony.

Sistem Jemput Bola di Sekolah-sekolah Bandung

Program cek kesehatan gratis siswa Bandung tahun ini menggunakan metode jemput bola, di mana Dinkes dan Puskesmas akan datang langsung ke sekolah. Setiap sekolah akan dilayani oleh dua hingga tiga tim kesehatan, dibantu oleh guru dan kader kesehatan sekolah, termasuk dokter kecil.

“Kami menurunkan tim dari Puskesmas ke tiap sekolah. Guru dan dokter kecil juga ikut bantu, seperti mengukur tinggi dan berat badan siswa,” tambahnya.

 Ditargetkan Rampung Sebelum Desember 2025

Pelaksanaan program ini telah dimulai secara bertahap sejak pertengahan Juli dan diharapkan selesai sebelum akhir tahun. Pemeriksaan dilakukan saat kegiatan belajar berlangsung agar tidak mengganggu proses akademik siswa.

“Dengan program ini, kami ingin siswa lebih siap dan sehat menghadapi ujian maupun aktivitas belajar lainnya,” kata Sony.

Edukasi dan Pencegahan Jangka Panjang

Lebih dari sekadar pemeriksaan, Dinkes juga berencana memberikan edukasi pola hidup sehat kepada siswa dan guru. Materi edukatif akan disampaikan dalam bentuk leaflet, poster, hingga kunjungan konseling oleh petugas puskesmas.

Sumber:

Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar