Ramadan Bukan Hanya Tahan Lapar dan Dahaga, tetapi Juga Tahan Hasilkan Sampah

Sekitarbandung.com – Bulan suci Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari sesuatu yang berlebihan, termasuk dalam menghasilkan sampah. Berpuasa

Dicky Wicaksono

Ramadan Bukan Hanya Tahan Lapar dan Dahaga, tetapi Juga Tahan Hasilkan Sampah
Ramadan Bukan Hanya Tahan Lapar dan Dahaga, tetapi Juga Tahan Hasilkan Sampah (Instagram/@bdg.dlh)

Sekitarbandung.com – Bulan suci Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari sesuatu yang berlebihan, termasuk dalam menghasilkan sampah.

Berpuasa seharusnya menjadi lebih sederhana, bukan berlebih-lebihan. Ingat pesan Al-Qur’an:

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf: 31).

Setiap bulan Ramadan, jumlah sampah mengalami lonjakan yang cukup signifikan, yaitu sebesar 20 persen, terutama dari sisa makanan dan plastik sekali pakai.

Kebiasaan menyajikan hidangan berlebihan serta maraknya penggunaan kemasan praktis menjadi faktor utama dalam meningkatnya timbunan sampah tersebut.

Baca Juga: Daftar Agenda Unggulan di Jawa Barat Selama Maret 2026, Siap Ramaikan Festival Ramadan

Sampah yang paling sering dihasilkan selama bulan Ramadan yaitu sampah sisa makanan sebesar 40 persen dan plastik sisa pembungkus makanan sebesar 30 persen.

Oleh karena itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung melalui unggahan akun Instagram @bdg.dlh pada Senin (9/3/2026), mengajak masyarakat untuk puasa tanpa nyampah dengan melakukan hal-hal berikut:

  • Stop menggunakan plastik sekali pakai.
  • Gunakan wadah yang bisa digunakan ulang.
  • Memasak secukupnya dan selalu habiskan.
  • Kompos sampah sisa makanan jika ada.

“Yuk, terapkan Puasa Minim Sampah dengan bijak mengelola sampah dan mengurangi plastik sekali pakai,” tulisnya dalam caption.

Baca Juga: Berkah di Bulan Ramadan, Bapak Penjual Gorengan di Kota Bandung Ini Raup Keuntungan Rp 600 Ribu Per Hari

Related Post

Tinggalkan komentar