Rocky Gerung Walk Out Saat Debat Relawan Jokowi, Ade Armando Sebut Kekanak-kanakan

sekitarbandung.com – Pengamat politik Rocky Gerung kembali jadi sorotan publik setelah dirinya memilih walk out dari sebuah acara talkshow di televisi nasional. Momen itu terjadi

Aracely Azwa

Rocky Gerung Walk Out Saat Debat Relawan Jokowi, Ade Armando Sebut Kekanak-kanakan

sekitarbandung.com – Pengamat politik Rocky Gerung kembali jadi sorotan publik setelah dirinya memilih walk out dari sebuah acara talkshow di televisi nasional. Momen itu terjadi saat ia berdebat dengan relawan Jokowi dan pendukung Prabowo.

Aksi Rocky Gerung walk out tersebut menuai beragam reaksi, termasuk dari politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sekaligus relawan Jokowi, Ade Armando. Menurutnya, sikap Rocky adalah tindakan yang tidak mencerminkan kedewasaan dalam berdebat.

Baca Juga: Pesawat Tempur Dassault Rafale Segera Tiba, KSAU Tinjau Lanud Roesmin Nurjadin

Penyebab Rocky Gerung Walk Out

Rocky menjelaskan bahwa alasan dirinya keluar dari acara bukan sekadar emosi. Ia menilai forum tersebut tidak lagi menghadirkan perdebatan intelektual, melainkan lebih menonjolkan sensasi.

“Bukan sekali saja saya walk out dari forum diskusi. Dalam pengamatan saya, banyak talkshow jadi tempat pembibitan kedunguan. Yang dikejar bukan substansi, tapi sensasi,” tegas Rocky.

Rocky mengaku jenuh ketika argumennya tentang Cassandra Paradoks tidak dipahami lawan debat. Paradoks ini mengisahkan tokoh dalam mitologi Yunani yang memiliki kemampuan meramal, tetapi tidak pernah dipercaya rakyat.

“Psikologi itu main terus di kepala kita. Malas saya nerangin sesuatu yang dangkal. Akhirnya saya putuskan keluar,” tambahnya.

Reaksi Ade Armando

Di sisi lain, Ade Armando yang juga hadir dalam forum tersebut mengkritik keras sikap Rocky. Menurutnya, tindakan walk out mencerminkan kelemahan argumen.

“Itu licik dan childish, kekanak-kanakan. Seperti anak kecil yang kalah debat lalu memilih pergi. Rocky Gerung kok bisa jadi begitu?” kata Ade dalam tayangan YouTube Cokro TV.

Ade juga menilai prediksi Rocky tentang kemungkinan duet Jokowi-Gibran di Pilpres 2029 tidak masuk akal.

“Pakai logika sederhana saja, tidak mungkin paket Jokowi-Gibran bisa menang. Bahkan Gibran sendiri sebetulnya tidak ingin jadi presiden,” jelasnya.

Perdebatan Jadi Sorotan Publik

Peristiwa Rocky Gerung walk out ini memicu diskusi luas di media sosial. Sebagian masyarakat menilai Rocky berhak keluar jika forum tidak sehat, sementara sebagian lain menganggap sikapnya justru merusak citra intelektual yang selama ini ia bangun.

Debat panas di televisi kerap kali meninggalkan kesan lebih sebagai hiburan daripada ruang dialektika. Hal ini sesuai dengan kritik Rocky yang menyoroti makin tipisnya batas antara substansi politik dan pencarian sensasi.

Fenomena walk out di panggung politik Indonesia bukan hal baru. Untuk memahami lebih jauh soal dinamika debat publik, pembaca dapat menelusuri catatan dari Komisi Penyiaran Indonesia yang membahas standar etika siaran televisi.

Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar