Sentilan Wagub Erwan Terhadap Sekda Jabar Dinilai Ganggu Sinergi Kerja

sekitarbandung.com – Sentilan Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan terhadap Sekda Jabar Herman Suryatman memicu sorotan publik dan kalangan akademisi. Kritikan terbuka soal jarangnya kehadiran

Aracely Azwa

Sentilan Wagub Erwan

sekitarbandung.com – Sentilan Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan terhadap Sekda Jabar Herman Suryatman memicu sorotan publik dan kalangan akademisi. Kritikan terbuka soal jarangnya kehadiran Herman di kantor dan rapat paripurna DPRD dinilai dapat mengganggu sinergi kerja antarpejabat publik.

Sentilan Wagub Erwan Dinilai Tak Elegan oleh Akademisi

Pakar politik dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Pius Sugeng Prasetyo, menyebut sentilan tersebut seharusnya tidak disampaikan di ruang publik. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang elegan dan berorientasi kerja sama dalam hubungan antarpejabat.

“Prinsipnya, ada tata cara yang pasti sudah dimiliki dan seharusnya ditaati oleh setiap pejabat publik,” ujar Pius, Jumat (20/6/2025).

Ia menambahkan bahwa komunikasi terbuka seperti itu dapat menimbulkan kesan konflik internal dan berdampak buruk terhadap citra pemerintahan.

Baca Juga: TPS Gunung Batu Bandung Akan Ditutup Usai Sampah Diangkut Total

Risiko Persepsi Negatif dan Gangguan Kerja

Meski secara formal dinilai sebagai bentuk penegakan disiplin, Pius menilai gaya komunikasi seperti ini berpotensi memicu persepsi negatif. Menurutnya, situasi ini bisa menjadi bola liar dan mengundang multitafsir dari publik.

“Bisa saja dianggap tegas, tetapi juga bisa ditafsirkan lain dan menimbulkan gangguan hubungan kerja serta kinerja organisasi pemerintahan,” ungkapnya.

Kritik Erwan Terucap di Sidang Paripurna DPRD Jabar

Dalam rapat paripurna DPRD Jawa Barat pada Kamis (19/6/2025), Erwan Setiawan menyampaikan kritik secara langsung:

“Dan juga sekalian tanyakeun kamana wae Sekda,” katanya disambut tepuk tangan dari anggota dewan.

Ia menambahkan, “Selama saya paripurna mewakili Pak Gubernur belum pernah saudara Sekda hadir dan sekarang pun di kantor nggak pernah ada.”

Respons Sekda Jabar Herman Suryatman

Herman Suryatman merespons sentilan tersebut dengan permohonan maaf. Ia menjelaskan bahwa ketidakhadirannya disebabkan tugas mendampingi Menteri PMK ke lokasi bencana di Pasirmunjul, Purwakarta.

“Dikarenakan bentrok dengan jadwal Pak Gubernur dan disposisi beliau, bisa dilihat di update protokol,” katanya.

Herman menegaskan, dirinya sedang menjalankan tugas penting karena ada 83 kepala keluarga, 69 rumah, dan 249 jiwa terdampak bencana yang harus mendapat perhatian.

“Mohon maaf jika kinerja saya kurang menyenangkan pimpinan maupun warga Jawa Barat. Salam baktos,” tutupnya.

Sumber: Detik Jabar

Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar