Tahun Ini Hari Raya Nyepi dan Idulfitri Resmi Berurutan, Sunyi dan Takbir dalam Satu Ruang Toleransi

Sekitarbandung.com – Pada tahun 2026 ini, Hari Raya Nyepi dan Idulfitri resmi dilaksanakan secara berurutan, di mana suasana sunyi dan takbir akan berpadu dalam satu

Dicky Wicaksono

Tahun Ini Hari Raya Nyepi dan Idulfitri Resmi Berurutan, Sunyi dan Takbir dalam Satu Ruang Toleransi
Tahun Ini Hari Raya Nyepi dan Idulfitri Resmi Berurutan, Sunyi dan Takbir dalam Satu Ruang Toleransi

Sekitarbandung.com – Pada tahun 2026 ini, Hari Raya Nyepi dan Idulfitri resmi dilaksanakan secara berurutan, di mana suasana sunyi dan takbir akan berpadu dalam satu ruang toleransi.

Hal tersebut menandakan bahwa pekan ini menjadi salah satu momen langka di kalender nasional, karena umat Hindu beribadah pada hari Kamis, lalu pada hari Jumat dan Sabtu umat Islam melaksanakan Lebaran.

Dua perayaan besar yang datang berurutan ini otomatis menjadi sorotan tersendiri, bukan hanya soal waktu, tetapi juga bagaimana toleransi dijalankan secara nyata di Indonesia.

Ketua PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengungkapkan bahwa hasil hisab haqiqi yang ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah menunjukkan Hari Raya Idulfitri jatuh pada hari Jumat (20/3/2026).

Dalam keterangannya, ia juga mengimbau umat Muslim, khususnya yang berada di Bali, untuk tidak menggelar takbir keliling sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Hindu yang sedang menjalani rangkaian Hari Raya Nyepi.

Baca Juga: 4 Artis yang Rayakan Hari Raya Idulfitri Tahun 2026 di Balik Jeruji Besi Penjara

Di sisi lain, Forum Komunikasi Umat Beragama Kota Denpasar menyebut bahwa pihaknya telah lebih dahulu mengantisipasi situasi ini melalui rapat koordinasi lintas agama.

Hasilnya, terdapat kesepakatan bersama bahwa umat Muslim tetap dapat menjalankan ibadah menjelang Idulfitri, namun dengan beberapa penyesuaian.

Penyesuaian tersebut berupa tanpa pengeras suara, pencahayaan seminimal mungkin, serta dilakukan dalam rentang waktu pukul 19.00 hingga 22.00 WITA.

Selain itu, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan bahwa sebagian umat Muslim akan merayakan Idulfitri pada hari Sabtu, menyesuaikan dengan hasil sidang isbat pada Kamis (19/3/2026) besok.

Perbedaan waktu perayaan ini menjadi hal yang lumrah di Indonesia dan justru menunjukkan keberagaman dalam praktik ibadah yang tetap berjalan berdampingan dengan penuh rasa toleransi yang tinggi.

Baca Juga: Karena Rentan Pencurian, Yuk Pastikan Mudik Tenang dan Rumah Tetap Aman

Related Post

Tinggalkan komentar