Tak Terima Ditegur, Pria Pengemudi Mobil Karimun Ini Emosi Hingga Acungkan Pedang

Sekitarbandung.com – Baru-baru ini, momen seorang pria pengemudi mobil Karimun yang emosi hingga mengacungkan sebuah pedang ke pengendara lain menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Dicky Wicaksono

Tak Terima Ditegur, Pria Pengemudi Mobil Karimun Ini Emosi Hingga Acungkan Pedang (Instagram/@indrawansonny)
Tak Terima Ditegur, Pria Pengemudi Mobil Karimun Ini Emosi Hingga Acungkan Pedang (Instagram/@indrawansonny)

Sekitarbandung.com – Baru-baru ini, momen seorang pria pengemudi mobil Karimun yang emosi hingga mengacungkan sebuah pedang ke pengendara lain menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Dilansir dari unggahan akun Instagram @indrawansonny, terlihat insiden tersebut terjadi di Tol JORR Exit Pondok Indah pada Jumat, 28 November 2025 sekitar pukul 17.46 WIB.

Dalam unggahannya, sang ayah menjelaskan bahwa putrinya sedang dalam perjalanan menuju Pondok Indah bersama sang driver.

Ketika tiba di Exit Pondok Indah, sebuah Suzuki Karimun memotong jalur dan menerobos garis sambung dari lajur paling kiri hingga masuk ke depan kendaraan mereka yang berada di lajur paling kanan.

Terlihat membahayakan, drivernya memberikan tanda dengan lampu dimmer plus klakson untuk memperingatkan.

Namun, pengemudi Karimun justru membuka kaca dan mengumpat ke kendaraan mereka hingga pada video kedua tampak ia berhenti, sengaja menghalangi kendaraan lain, dan membentak ke arah kendaraan tersebut.

Drivernya sempat memilih menghindar, tetapi pengemudi Karimun justru mengejar dan menggetok kaca sisi kanan dengan senjata tajam yang menyerupai pedang di sisi tempat anak perempuannya duduk.

Ia juga berkali-kali mengeluarkan kata-kata kasar dan terdengar mengancam dengan mengajak tarung.

“Hai anda manusia pengecut yang telah membuat putri saya trauma, anda yang mengendarai Suzuki Karimun L1487YH, anda mau tarung? Beraninya sama driver saya dan putri saya? Pakai pedang?” tulisnya dalam caption.

Lebih lanjut, ia pun menanyakan ke Karimun Club Indonesia apakah yang bersangkutan merupakan anggotanya. Hal ini dikarenakan mobil yang dikendarai terdapat stiker Karimun Club dengan plat L 1487 YH.

Baca Juga: Ketahuan Lawan Arah, Ban Depan Motor Pria Ini Langsung Diangkat oleh Polisi

Keterangan Resmi Karimun Club Indonesia

Sehubungan dengan adanya video yang sedang viral, telah terjadi tindakan arogansi di jalan raya yang melibatkan seorang pengemudi mobil Karimun berplat nomor L1487 YH.

Pengemudi tersebut juga tampak menggunakan stiker Karimun Club pada kendaraannya.

Menanggapi hal tersebut, Pengurus Pusat Karimun Club Indonesia (PP KCI) bermaksud memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.

Setelah melakukan investigasi yang menyeluruh, maka KCI dapat memberikan keterangan resmi sebagai berikut:

  1. Adalah benar bahwa unit Suzuki Karimun dengan plat nomor L1487 YH tersebut pernah terdaftar di KCI pada tahun 2023, dengan Nomor ID: KCI-8xxx, dengan alamat domisili di Surabaya.

  2. Namun sejak bulan Maret 2023, unit Karimun tersebut sudah dijual oleh pemiliknya ke sebuah showroom di Surabaya, sehingga cukup sulit untuk melacak kepemilikannya hingga saat ini.

  3. Pemilik awal unit Karimun tersebut sesaat setelah menjual unitnya langsung melakukan pemblokiran atas unit tersebut pada tanggal 18 Maret 2023 (bukti pemblokiran terlampir).

  4. Dengan telah lepasnya kepemilikan atas unit Karimun tersebut, maka sesuai dengan AD/ART Karimun Club Indonesia (ART Pasal 3 mengenai Persyaratan Anggota), dengan sendirinya status keanggotaan yang bersangkutan juga telah hilang.

Dengan demikian, PP KCI menerangkan bahwa KCI sebagai organisasi tidak memiliki sangkut paut atas kejadian/insiden tersebut.

Hal yang memang disayangkan adalah bahwa anggota KCI yang bersangkutan tidak melepaskan stiker/atribut Karimun Club Indonesia ketika menjual unit miliknya.

Kami menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas apa yang terjadi pada korban arogansi pemilik kendaraan Suzuki Karimun tersebut.

Kami juga mendukung apabila kejadian tersebut dibawa ke ranah hukum, karena menurut kami tindakan itu sudah termasuk perbuatan kriminal.

Demikian keterangan resmi dari Pengurus Pusat Karimun Club Indonesia, agar dapat diterima oleh semua pihak, dan kami ucapkan terima kasih.

Hingga berita ini dimuat, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodhi mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan terkait laporan tersebut. Ia menyebut pengecekan tengah dilakukan melalui SPKT dan Polsek.

Baca Juga: Momen Ketika Pria Asal Kalimantan Baru Pertama Kali Melihat Kereta Api, Begini Reaksinya!

Related Post

Tinggalkan komentar