Tanah Longsor Arjasari Bandung: 3 Warga Tertimbun, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Hari Kedua

sekitarbandung.com –  Tanah longsor Arjasari kembali mengguncang Kabupaten Bandung. Peristiwa ini terjadi di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, pada Jumat sore, 5 Desember 2025.

Aracely Azwa

Tanah Longsor Arjasari Bandung: 3 Warga Tertimbun, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Hari Kedua

sekitarbandung.com –  Tanah longsor Arjasari kembali mengguncang Kabupaten Bandung. Peristiwa ini terjadi di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, pada Jumat sore, 5 Desember 2025. Longsoran tanah dilaporkan menimpa permukiman warga dan menyebabkan tiga orang tertimbun material longsor.

Ketiga korban yang hingga kini masih dalam pencarian diketahui adalah Citra (19 tahun), Arjuna (10 tahun), dan Aisyah (60 tahun). Saat kejadian, warga di sekitar lokasi sempat mendengar suara gemuruh dari arah tebing sebelum tanah dan material lumpur menerjang rumah-rumah di sekitar lereng.

Tak lama setelah laporan diterima, Tim SAR Gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Proses evakuasi dilakukan dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat dan kontur tanah yang masih labil, sehingga tim harus bekerja ekstra hati-hati demi keselamatan seluruh personel.

Baca Juga : Pembukaan Akses Aceh Tamiang, Pemerintah Kerahkan Truk BBM dan Alat Berat dari Medan

Memasuki hari kedua pencarian, Sabtu 6 Desember 2025, operasi SAR kembali dilanjutkan dengan strategi yang lebih terstruktur. Lokasi pencarian dibagi menjadi dua worksite berdasarkan informasi dari perangkat desa serta hasil pemetaan visual menggunakan drone thermal UAV.

Worksite pertama difokuskan untuk pencarian korban atas nama Citra dan Aisyah yang diduga berada di sektor reruntuhan utama. Sementara itu, worksite kedua dikhususkan untuk pencarian Arjuna yang diperkirakan berada di titik terpisah berdasarkan data pemetaan udara.

Penggunaan drone thermal menjadi salah satu alat penting dalam operasi ini, karena mampu mendeteksi panas tubuh di balik timbunan tanah dan puing-puing bangunan. Metode ini diharapkan dapat mempercepat proses pencarian dan meningkatkan peluang menemukan korban.

Di sisi lain, masyarakat sekitar turut membantu dengan menyediakan logistik dan dukungan moril bagi keluarga korban. Warga berharap ketiga korban dapat segera ditemukan dan proses evakuasi berjalan dengan aman.

Baca Juga: Kemenhut Bantah Pernyataan Bupati Tapsel, Tegaskan Tidak Ada Izin Penebangan Dibuka Tahun 2025

Peristiwa tanah longsor Arjasari menjadi pengingat bahwa wilayah Bandung Selatan memiliki potensi kerawanan bencana, terutama saat curah hujan tinggi. Pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan upaya mitigasi bencana, termasuk penguatan tebing rawan longsor dan edukasi masyarakat yang tinggal di sekitar lereng perbukitan.

Proses pencarian masih terus berlangsung hingga berita ini diturunkan.

Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar