sekitarbandung.com – Pemerintah Kota Bandung tengah menyusun strategi besar untuk menghidupkan kembali Teras Cihampelas sebagai ruang publik yang nyaman, terbuka, dan multifungsi. Penataan ini tak hanya soal estetika, tapi menyasar fungsi sosial, ekonomi, dan budaya.
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, rencana penataan akan dilakukan secara bertahap, dengan fokus awal pada menciptakan ruang publik yang benar-benar nyaman dan ramah bagi masyarakat.
“Tahap pertama bukan soal ramai atau jualan dulu, tapi menjadikan kawasan ini tempat yang bikin warga betah. Itu arahan langsung dari Pak Wali,” ungkap Adi saat diwawancarai di lokasi, Jumat (11/7/2025).
Baca Juga: Riza Chalid Tersangka Korupsi Pertamina Rp193,7 T, Ini Fakta Lengkap Kasusnya
Kolaborasi Lintas OPD: Bukan Pekerjaan Satu Dinas
Penataan ini akan melibatkan berbagai perangkat daerah seperti:
-
Satpol PP
-
Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
-
Kecamatan setempat
-
Dinas Koperasi dan UMKM
-
Pelaku seni dan ekonomi kreatif
Setelah tahap awal kenyamanan warga tercapai, sektor UMKM dan pelaku industri kreatif akan dilibatkan untuk menghidupkan kawasan secara ekonomis.
“Kalau orang sudah suka datang, baru kita bisa isi dengan kegiatan ekonomi seperti kuliner, fashion lokal, dan seni pertunjukan,” jelas Adi.
Kuliner, Seni, dan Produk Lokal Jadi Magnet Baru Cihampelas
Konsep yang diusung cukup menjanjikan:
-
Zona kuliner khas Bandung
-
Showcase produk fesyen dan kreatif lokal
-
Ruang ekspresi bagi seniman Bandung
-
Kegiatan interaktif warga seperti live art, workshop, dan pameran terbuka
“Seniman Bandung banyak yang siap tampil. Ini bisa jadi sinergi yang baik — ruang ekspresi bertemu ruang ekonomi,” tambah Adi.
Event Rutin? Tunggu Aba-aba dari Pemkot
Ketika ditanya soal kemungkinan event rutin di Teras Cihampelas, Adi mengkonfirmasi bahwa rencana itu ada, namun pelaksanaannya menunggu instruksi langsung dari Wali Kota.
“Event akan ada. Tapi waktu dan skalanya masih menunggu lampu hijau dari Pak Wali. Begitu ada sinyal, kita siap luncurkan,” katanya.
Pendekatannya jelas: jangan paksakan ramai dulu. Alih-alih mengisi lokasi dengan atraksi dan pedagang sejak awal, Pemkot mengutamakan atmosfer yang membuat warga merasa betah dulu.
Sinergi Jadi Kunci: Bukan Program Instan
Adi menegaskan, keberhasilan revitalisasi Teras Cihampelas hanya bisa tercapai lewat kerja sama antarlembaga.
“Kami di Disbudpar siap mendukung. Tapi ini kerja tim, bukan satu atau dua dinas saja. Semua OPD harus jalan bareng,” tegasnya.
Dukungan terhadap pelibatan UMKM dan ekonomi kreatif sebagai motor penataan publik juga sesuai dengan arahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang menyatakan ruang kreatif dan inklusif mendorong pemerataan kesejahteraan lokal.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

