sekitarbandung.com – Pemkot Bandung melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) meluncurkan tiga inovasi administrasi kependudukan untuk mempercepat pelayanan dan menghadirkan akses yang lebih mudah bagi masyarakat, diperkenalkan dalam rapat koordinasi data kependudukan di The Papandayan Hotel (24/11/2025).
Kehadiran inovasi tersebut dirancang untuk menghilangkan hambatan administratif serta meningkatkan kemudahan warga dalam memperoleh dokumen kependudukan.
Pelayanan Adminduk di Tempat Persalinan (Pelana) menjadi terobosan pertama yang memungkinkan orang tua memperoleh Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA) dalam satu proses di fasilitas kesehatan.
Sebanyak 100 fasilitas kesehatan telah bekerja sama meliputi rumah sakit, klinik bersalin, puskesmas Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (Poned), dan puluhan praktik bidan.
Kolaborasi pencatatan adminduk dengan Kantor Urusan Agama (KUA) melalui inovasi Kompak Kang memudahkan pasangan menikah memperoleh Kartu Keluarga baru tanpa harus datang ke kantor kecamatan atau Disdukcapil.
Bagi pengantin baru, inovasi ini menjadi langkah awal menata administrasi keluarga secara sah dan tertib.
Integrasi layanan adminduk dengan Pengadilan Agama melalui Sistem Integrasi Pelayanan Adminduk (Siap Pa) memastikan warga yang selesai menjalani proses perceraian langsung mendapatkan Kartu Keluarga baru.
Inovasi tersebut menjamin pemutakhiran data keluarga berjalan cepat, akurat, dan tidak berbelit-belit.
Komitmen menghadirkan layanan adminduk yang responsif dan nyaman tercermin dari kolaborasi Disdukcapil bersama fasilitas kesehatan, KUA, hingga Pengadilan Agama agar layanan publik semakin mudah diakses masyarakat.
Baca juga : Bandung Genjot IKD untuk Percepat Layanan Adminduk
Disdukcapil Kota Bandung menegaskan, kolaborasi lintas sektor akan terus diperkuat untuk menghadirkan pelayanan adminduk yang modern, adaptif, dan sejalan dengan prinsip pemerintahan yang transparan dan profesional.
Rapat koordinasi ini dihadiri Direktur Bina Aparatur Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Erliani Budi Lestari, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Kepala Disdukcapil Provinsi Jawa Barat Berli Hamdani, Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi, dan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Barat Dan Satriana.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

