sekitarbandung.com – Tjitarum, toko oleh-oleh bolu dan kue terbaru yang mengusung kekayaan kuliner khas Jawa Barat, resmi dibuka di Jalan Van Deventer, Kota Bandung. Berada di bawah naungan PT Hidangan Kota Kembang, Tjitarum hadir sebagai wujud baru oleh-oleh Bandung yang tidak hanya lezat, tetapi juga membawa nilai sejarah dan budaya.
Tjitarum merupakan bagian dari keluarga besar Tji Laki 9, brand bolu pisang yang sukses mengajak masyarakat bernostalgia dengan Bandung tempo dulu. Kini, Tjitarum mengambil langkah lebih luas dengan menawarkan berbagai jenis bolu dan kue yang terinspirasi dari ragam kudapan khas Jawa Barat.
Menggunakan bahan berkualitas dan teknik produksi modern, Tjitarum berkomitmen menghadirkan cita rasa tradisional yang diperbarui sehingga dapat dinikmati lintas generasi. Konsep ini menjadi pondasi utama dalam misi mereka melestarikan budaya kuliner Sunda di tengah perkembangan zaman.
Brand Owner Tjitarum, Hedi Rusdian, menegaskan bahwa kehadiran Tjitarum dan Tji Laki 9 ingin mengembalikan makna sesungguhnya dari oleh-oleh Bandung.
“Lewat Tji Laki 9 dan Tjitarum, kami berusaha mengembalikan makna bahwa oleh-oleh Bandung seharusnya mencerminkan Bandung itu sendiri, kota dengan sejarah panjang, cita rasa khas, dan karakter desain yang otentik,” ujar Hedi, Senin (1/12/2025).
Nama “Tjitarum” sendiri dipilih sebagai representasi warisan geografis dan budaya Jawa Barat, yakni dari Sungai Citarum. Identitas budaya tersebut diperkuat melalui desain kemasan yang menampilkan keanekaragaman budaya Sunda. Setiap produknya dibuat bukan sekadar makanan, tetapi juga cerita tentang Jawa Barat yang bisa dibawa pulang.
“Bagi kami, ketika seseorang mengklaim sebuah makanan sebagai oleh-oleh khas daerah, maka makanan itu harus bisa merepresentasikan jiwanya dari rasa, sejarah, hingga desainnya,” katanya.
Mulai 5 Desember 2025, Tjitarum siap meramaikan pasar oleh-oleh Bandung dengan enam kategori produk. Di antaranya Bolu Labu Lapis, Bolu Gulung (pandan, ketan hitam, peyeum kalapa, nanas), brownies, pie susu, bagelen, hingga beragam kue kering.
Baca juga : Farhan: Camat Adalah Garda Depan Layanan Publik
Dengan tagline “Ngamumule Rasa, Ngahargaan Carita” yang berarti melestarikan rasa, menghargai cerita, kehadiran Tjitarum diharapkan mampu menjadi pelestari kuliner Jawa Barat yang tidak hanya berhenti pada nostalgia, tetapi juga tetap relevan dengan selera masa kini.
Tjitarum bertekad menjadi ikon baru oleh-oleh Bandung yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memperkaya pengalaman budaya bagi setiap pengunjung.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

