Bagi banyak muslim, berangkat umroh merupakan momen istimewa yang penuh doa, harapan, dan rasa syukur. Namun, bagi yang baru pertama kali, sering muncul pertanyaan: bagaimana sebenarnya urutan proses berangkat umroh? Mulai dari mendaftar di travel hingga akhirnya tiba di Tanah Suci, ada banyak tahap yang harus dilalui.
Memahami alur perjalanan sejak awal akan membantu jamaah merasa lebih tenang, siap, dan terarah. Artikel dari Rawda Umroh Bandung ini akan membahas secara detail urutan proses umroh dari awal hingga tiba di Mekkah, agar calon jamaah tidak kebingungan saat menjalaninya.
1. Memilih dan Mendaftar di Travel Umroh
Tahap pertama adalah memilih travel umroh. Karena perjalanan ini menyangkut ibadah sekaligus kenyamanan, pastikan memilih biro perjalanan yang resmi dan terpercaya. Beberapa hal yang harus diperhatikan:
- Pastikan travel memiliki izin dari Kementerian Agama RI.
- Cek rekam jejak dan testimoni dari jamaah sebelumnya.
- Perhatikan paket yang ditawarkan: hotel, maskapai, jadwal keberangkatan.
- Setelah yakin, lakukan pendaftaran resmi dengan menyerahkan dokumen awal seperti fotokopi KTP, paspor (jika sudah ada), dan uang muka (DP).
2. Mengurus Dokumen Perjalanan
Setelah mendaftar, jamaah akan diarahkan untuk melengkapi dokumen perjalanan. Dokumen penting ini mencakup:
- Paspor dengan masa berlaku minimal 7 bulan.
- KTP dan Kartu Keluarga.
- Buku nikah (bagi pasangan suami istri).
- Akta lahir (bagi anak-anak).
- Foto terbaru dengan latar belakang sesuai syarat.
Travel biasanya akan membantu mengurus visa umroh melalui kedutaan Arab Saudi. Inilah sebabnya, memilih travel berpengalaman sangat penting agar dokumen tidak bermasalah.
3. Persiapan Manasik Umroh
Sebelum keberangkatan, jamaah biasanya akan mengikuti manasik umroh. Tujuannya:
- Memberikan pemahaman tentang tata cara ibadah umroh.
- Menjelaskan urutan rukun dan wajib umroh.
- Melatih doa-doa yang akan dibaca di setiap tempat.
- Menyampaikan aturan terkait ihram dan larangan-larangannya.
- Manasik biasanya dilakukan beberapa minggu sebelum berangkat, sehingga jamaah memiliki waktu untuk mempelajari kembali di rumah.
4.Persiapan Fisik dan Mental
Sambil menunggu jadwal keberangkatan, jamaah disarankan menyiapkan diri:
- Fisik: rutin berolahraga ringan agar tubuh terbiasa berjalan jauh, mengingat thawaf dan sa’i membutuhkan tenaga.
- Mental: memperbanyak doa, zikir, serta memantapkan niat agar perjalanan lebih khusyuk.
- Kesehatan: lakukan vaksinasi meningitis (wajib) dan influenza (anjuran).
5. Briefing Keberangkatan
Beberapa hari sebelum berangkat, travel biasanya mengadakan briefing. Isinya antara lain:
- Informasi teknis tentang jadwal penerbangan.
- Pembagian perlengkapan (koper, tas paspor, seragam).
- Panduan tentang titik kumpul di bandara.
- Penjelasan tata tertib selama perjalanan.
- Briefing ini penting agar jamaah tidak bingung ketika tiba di bandara.
6. Berangkat Menuju Bandara
- Di hari H, jamaah berkumpul di titik keberangkatan (biasanya bandara internasional).
- Proses check-in bersama rombongan.
- Penyerahan paspor dan tiket oleh pihak travel.
- Jamaah diarahkan ke ruang tunggu sebelum naik pesawat.
- Biasanya, pembimbing atau tour leader dari travel akan mendampingi sejak awal agar semua berjalan tertib.
7. Perjalanan dengan Pesawat
Rute perjalanan umroh umumnya melalui dua kota: Madinah atau Jeddah (Mekkah).
- Jika mendarat di Madinah, jamaah akan lebih dulu ziarah di Masjid Nabawi.
- Jika mendarat di Jeddah, jamaah langsung menuju Mekkah untuk ihram dan umroh.
- Selama di pesawat, jamaah bisa memanfaatkan waktu untuk beristirahat atau memperbanyak doa.
8.Tiba di Bandara Arab Saudi
Setelah menempuh perjalanan panjang, jamaah tiba di Bandara Madinah atau Jeddah. Melalui proses imigrasi.
- Pengambilan bagasi.
- Bertemu dengan petugas travel lokal yang akan membantu transportasi.
- Di sinilah kesabaran sangat dibutuhkan karena antrian imigrasi biasanya cukup panjang.
Baca Juga: Pasar Modern Batununggal Indah, Wajah Baru Pasar Tradisional Bandung
9.Menuju Hotel dan Persiapan Ihram
Setibanya di hotel, jamaah diberi waktu untuk beristirahat sejenak. Bagi yang akan langsung ke Mekkah, jamaah akan memakai pakaian ihram di miqat (tempat berniat umroh).
- Jamaah pria mengenakan dua kain putih tanpa jahitan.
- Jamaah wanita memakai pakaian muslimah yang menutup aurat.
- Di miqat, semua jamaah bersama-sama membaca niat umroh.
10. Tiba di Mekkah dan Melaksanakan Umroh
Akhirnya, tibalah jamaah di Mekkah. Di sinilah puncak perjalanan dimulai. Proses ibadah umroh terdiri dari:
- Thawaf mengelilingi Ka’bah tujuh kali.
- Sa’i berjalan bolak-balik dari bukit Safa ke Marwah sebanyak tujuh kali.
- Tahallul yaitu mencukur atau memotong sebagian rambut sebagai tanda keluar dari ihram.
- Setelah itu, jamaah resmi menyelesaikan umroh pertama dan bisa melanjutkan ibadah lain seperti shalat sunnah di Masjidil Haram, membaca Al-Qur’an, atau berdoa di Multazam.
11. Kegiatan Selama di Tanah Suci
Selain melaksanakan umroh, biasanya travel juga menyediakan jadwal:
- Ziarah di Mekkah (Jabal Tsur, Jabal Rahmah, Mina, Arafah).
- Jika rute melalui Madinah: ziarah ke makam Rasulullah SAW, Raudhah, dan Masjid Quba.
- Pengajian atau kajian singkat bersama pembimbing ibadah.
- Semua kegiatan ini bertujuan memperkaya pengalaman spiritual jamaah.
12. Kembali ke Tanah Air
Setelah seluruh rangkaian selesai, jamaah akan kembali ke bandara untuk pulang ke tanah air. Proses pulangnya hampir sama: check-in, imigrasi, lalu naik pesawat menuju Indonesia.
Urutan proses berangkat umroh memang panjang, mulai dari mendaftar di travel, mengurus dokumen, manasik, briefing, keberangkatan, hingga akhirnya tiba di Mekkah dan melaksanakan ibadah. Dengan memahami alur ini, jamaah akan merasa lebih siap, tidak bingung, dan bisa fokus beribadah.
Untuk mempermudah semua proses, memilih travel umroh yang profesional adalah langkah penting.
Salah satu biro yang bisa menjadi pilihan adalah Rawda Travel Umroh, yang dikenal memberikan bimbingan manasik lengkap, pendampingan ramah, serta jadwal perjalanan yang teratur serta banyak promo umroh menarik. Dengan dukungan seperti ini, jamaah dapat lebih tenang menjalani setiap tahap ibadah.
Semoga artikel ini membantu calon jamaah memahami alur perjalanan, dan semoga Allah SWT memudahkan langkah kita semua menuju Baitullah.
Baca Juga: Indonesia Luncurkan Sistem Peringatan Dini Gempa via TV & HP, Ini Cara Kerjanya

