Warga Keluhkan Sampah yang Tidak Kunjung Diangkut di Kelurahan Sadang Serang, Begini Respons DLH Kota Bandung

Sekitarbandung.com – Salah seorang warga bernama Rahma asal Jalan Gagak, Kelurahan Sadang Serang, mengeluhkan kondisi sampah di lingkungannya yang tidak segera diangkut. Keluhan tersebut muncul

Dicky Wicaksono

Warga Keluhkan Sampah yang Tidak Kunjung Diangkut di Kelurahan Sadang Serang, Begini Respons DLH Kota Bandung (Instagram/@pro1bdg)
Warga Keluhkan Sampah yang Tidak Kunjung Diangkut di Kelurahan Sadang Serang, Begini Respons DLH Kota Bandung (Instagram/@pro1bdg)

Sekitarbandung.com – Salah seorang warga bernama Rahma asal Jalan Gagak, Kelurahan Sadang Serang, mengeluhkan kondisi sampah di lingkungannya yang tidak segera diangkut.

Keluhan tersebut muncul karena tumpukan sampah semakin mengganggu aktivitas sehari-hari warga, khususnya bagi keluarga yang memiliki anak kecil.

Dalam laporannya, ia menyebutkan bahwa sampah-sampah tersebut tidak bisa diangkut oleh petugas kebersihan karena TPS setempat tidak menerima pembuangan sementara waktu.

Kondisi ini membuat penumpukan semakin parah dan menimbulkan bau menyengat.

Rahma pun menanyakan solusi apa yang akan diambil, mengingat ia mempunyai bayi sehingga bau yang keluar dari semua sampah itu tentunya sangat mengganggu.

Ia berharap pihak terkait bisa segera turun tangan mencari jalan keluar, agar kenyamanan warga dapat pulih seperti semula.

Baca Juga: Bank Sampah Induk Bandung Ajak Warga Menabung dari Sampah Anorganik

Menanggapi aduan tersebut, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Bandung, Salman Faruq, S.T., mengaku bahwa pihaknya mengalami keterbatasan kuota ritasi ke TPA Sari Mukti.

Hal tersebut menyebabkan terjadinya penumpukan sampah pada beberapa minggu terakhir di sejumlah titik.

Namun, atas segala upaya yang telah dilakukan, seluruh TPS yang viral karena tumpukan sampahnya telah berhasil diangkut.

DLH menyampaikan bahwa proses penanganan terus dilakukan secara bertahap agar kondisi lingkungan kembali bersih dan terkelola.

Totalnya ada 16 TPS yang telah di-clean up, mulai dari Gunung Batu, Ciwastra, dan seterusnya.

Hal ini juga termasuk TPS yang ada di Sadang Serang, yang kini sudah kembali ditangani dengan menggunakan armada berkapasitas 12 m³ secara rutin per hari.

Sebagai informasi tambahan, laporan aduan tersebut diinformasikan oleh unggahan akun Instagram @pro1bdg pada Selasa (2/11/2025).

Unggahan tersebut turut mendapat perhatian warganet yang berharap penanganan serupa dapat dilakukan lebih cepat dan merata di seluruh wilayah Kota Bandung.

Baca Juga: Jasmine Integrated Farming: Dari Maggot hingga Bank Sampah Mendunia

Related Post

Tinggalkan komentar