4.000 Dosis Vaksin Disiapkan untuk Cegah Rabies di Bandung Barat

sekitarbandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus memperkuat langkah pen­cegahan penyakit rabies melalui kegiatan edukasi dan vaksinasi massal bagi hewan penular rabies (HPR). Upaya ini

Acsyara Aulia

4.000 Dosis Vaksin Disiapkan untuk Cegah Rabies

sekitarbandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus memperkuat langkah pen­cegahan penyakit rabies melalui kegiatan edukasi dan vaksinasi massal bagi hewan penular rabies (HPR). Upaya ini dilakukan Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) KBB dalam rangka memperingati World Rabies Day (WRD) 2025 yang ber­tema “Act Now: You, Me, Community” atau “Bertindak Sekarang: Anda, Saya, Komunitas.”
Kepala Disnakan KBB, drh. Wiwin Aprianti menga­ta­kan, pencegahan dini menjadi kunci utama menghindari kematian akibat rabies. “Rabies adalah penyakit yang sangat berbahaya karena menyerang sistem saraf pusat dan hampir selalu ber­akibat fatal bila tidak segera ditangani. Edukasi masyarakat dan vaksinasi hewan peliharaan sangat penting,” ujarnya pada Selasa 14 Oktober 2025.

Kasus rabies sendiri sempat terjadi beberapa tahun lalu di wilayah Kecamatan Cipongkor, Bandung Barat, yang menimpa seorang warga setelah digigit anjing terinfeksi. Kejadian itu menjadi pengingat pentingnya vaksinasi rutin dan penanganan cepat terhadap hewan mau­pun manusia yang terpapar gigitan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnakan KBB, drh. Acep menjelaskan, peluang hidup korban gigitan rabies sangat kecil jika tidak segera mendapatkan penanganan medis. “Begitu ada kasus gigitan, korban harus segera di­rujuk ke fasilitas kesehatan untuk mendapat vaksin anti rabies. Sementara hewan pe­nularnya juga harus divaksin atau diamati agar penularan tidak meluas,” katanya.

Selain penanganan kasus, pemerintah juga menyiapkan 4.000 dosis vaksin rabies dari estimasi populasi 7.900 ekor HPR di Bandung Barat. Vaksinasi dilakukan secara keliling di desa dan komunitas, termasuk me­nya­sar wilayah dengan populasi anjing liar yang belum terdata.

“Kami siap menya­lurkan vaksin ke desa-desa yang memerlukan. Pencegahan lebih murah daripada mengobati,” tutur Acep.

Baca juga : 115 Siswa SMPN 1 Cisarua Bandung Barat Diduga Keracunan Menu MBG

Melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas pecinta hewan, Bandung Barat menargetkan peningkatan kesadaran masya­rakat terhadap bahaya rabies sekaligus mendukung program Jawa Bebas Rabies 2029 (JawaRa 2029).

Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar