9 Aturan yang Digunakan Apple untuk Membuat Orang Beli

Sekitarbandung.com – Ada beberapa aturan yang digunakan oleh Apple untuk membuat orang membeli. Lantas, aturan-aturan apa saja yang dimaksud tersebut? 1. Jual Impiannya, Bukan Produknya

Dicky Wicaksono

9 Aturan yang Digunakan Apple untuk Membuat Orang Beli
9 Aturan yang Digunakan Apple untuk Membuat Orang Beli

Sekitarbandung.com – Ada beberapa aturan yang digunakan oleh Apple untuk membuat orang membeli. Lantas, aturan-aturan apa saja yang dimaksud tersebut?

1. Jual Impiannya, Bukan Produknya

Menjual impiannya, bukan produknya. Dengan kata lain, Apple menjual gaya hidup, sedangkan iPhone hanyalah tiket masuk ke dalamnya.

2. Buatlah Ia Terlihat Premium

Membuatnya terlihat premium, karena orang cenderung menilai kualitas sebelum benar-benar menggunakannya.

3. Sedikit Pilihan dan Lebih Banyak Penjualan

Membuat pilihan tetap sedikit agar proses pengambilan keputusan menjadi lebih mudah, karena orang yang terlalu bingung sering kali tidak jadi membeli.

4. Buat Orang Menunggu

Membuat orang menunggu, karena kelangkaan dapat menciptakan rasa ingin memiliki yang lebih besar.

5. Buat Segalanya Jadi Sederhana

Membuat segalanya menjadi sederhana, karena kerumitan dapat membuat pelanggan ragu untuk membeli.

Baca Juga: Lebih Kaya dari Apple dan Google, VOC Bangkrut Total Akibat Keserakahan Pejabatnya Sendiri

6. Harga Lebih Tinggi

Menerapkan harga yang lebih tinggi dibanding banyak pesaingnya, karena harga mahal sering kali menciptakan persepsi nilai yang lebih tinggi.

7. Ubah Produk Menjadi Status

Mengubah produk menjadi simbol status, karena banyak orang membeli sesuatu berdasarkan citra yang ditampilkan dari kepemilikannya.

8. Buat Sebuah Ekosistem

Membangun sebuah ekosistem, karena ketika seseorang sudah masuk ke dalamnya, mereka cenderung akan tetap bertahan.

9. Warisan Tidak Dibangun dengan Kebetulan

Warisan tidak dibangun dengan kebetulan, karena Apple tidak hanya menjual produk, tetapi juga menjual visi tentang masa depan.

Strategi-strategi tersebut membuat Apple tidak sekadar bersaing melalui spesifikasi produk, melainkan juga melalui persepsi, pengalaman, dan keterikatan emosional yang dibangun kepada para konsumennya.

Tak heran jika hingga saat ini Apple tetap menjadi salah satu merek paling berpengaruh di dunia, dengan jutaan pelanggan yang terus menantikan setiap inovasi dan peluncuran produk barunya.

Baca Juga: 50 Tahun Produk Apple, Berawal dari Hobi hingga Bisa Bernilai US$4 Triliun

Related Post

Tinggalkan komentar