Sekitarbandung.com – Lonjakan DBD akan terjadi pada Maret nanti. Karena Demam Berdarah Bengue (DBD) menjadi salah satu penyakit yang sering menyerang saat musim hujan.
DBD sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Sebelum penyakit ini menyerang, yuk kita pahami dulu gejala dan tips cegah DBD saat musim hujan agar terhindar dari risiko komplikasi medis yang berbahaya.
Ada banyak tanda untuk mengetahui seseorang terkena DBD. Gejala-gejala ini dapat menjadi pertanda agar kamu segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut:
- Suhu tubuh naik
- Seluruh tubuh lemas
- Mual dan muntah
- Nyeri perut berlebih
- Pendarahan terlihat
- Pendarahan tidak terlihat
Baca Juga: Bandung Waspada, Potensi Ledakan DBD Awal Tahun
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Pemprov Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Selasa (3/2/2026), mengajak masyarakat untuk melakukan beberapa tips berikut ini:
1. Pemberantasan Sarang Nyamuk Metode 3M
- Menguras dan menyikat penampungan air
- Menutup tempat penampungan air
- Membasmi jentik dan menghindari gigitan nyamuk
2. Perlindungan Tambahan (Plus)
- Menggunakan kelambu
- Menggunakan lotion anti nyamuk
- Menanam tanaman pengusir nyamuk
- Memelihara ikan pemakan jentik
- Melakukan fogging
“Ajak pencegahan ini ke seluruh warga di lingkungan tempat tinggal Wargi agar memberikan hasil maksimal!” Tulisnya dalam unggahan.
Baca Juga: Bandung Optimalkan RW Mandiri Kurangi Risiko DBD Musim Hujan

