Sekitarbandung.com – Seorang peneliti menemukan bahwa jaringan pada jamur shiitake mampu bertindak layaknya memristor, yakni komponen elektronik yang dapat menyimpan dan mengingat informasi berdasarkan arus listrik.
Dengan kata lain, jamur ini bisa “berpikir” dan mengolah data layaknya otak manusia. Kok bisa? Bagaimana caranya?
Kinerja chip jamur menurun pada frekuensi tegangan tinggi, tetapi justru meningkat saat jamur-jamur tersebut dihubungkan menjadi satu jaringan. Hasilnya, jaringan itu berperilaku mirip jalur saraf otak manusia.
“Elektronika jamur bukanlah konsep baru, tetapi menjadi kandidat ideal untuk mengembangkan sistem komputasi berkelanjutan,” ujar John Larocco, peneliti asal Ohio State University.
Bagaimana Cara Kerja Jamur dalam Menyimpan dan Mengolah Data?
- Para peneliti membudidayakan jamur shiitake dan jamur kancing, lalu mengeringkannya selama tujuh hari untuk menjaga visibilitas jangka panjang.
- Setelah itu, jamur dihubungkan ke sirkuit elektronik khusus dan diberi tegangan serta frekuensi yang berbeda.
- Selama dua bulan uji coba, chip berbasis jamur ini mampu beralih antar kondisi listrik hingga 5.850 sinyal per detik dengan tingkat akurasi sekitar 90%.
Baca Juga: Yakin Kasih Gadget ke Anak di Bawah 5 Tahun? Berikut Kata Pakar Kesehatan Mata!
Kenapa Jamur Shiitake?
Karena jamur ini memiliki struktur karbon berpori hierarkis yang dapat meningkatkan kinerja elektrokimia perangkat, sehingga cocok untuk sistem penyimpanan energi seperti superkapasitor dan memristor.
Penemuan ini membuka peluang besar untuk menciptakan teknologi komputasi yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan, dan efisien energi, di tengah meningkatnya kebutuhan chip silikon global.
Oleh karena itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @diskominfojabar pada Jumat (6/2/2026) menjelaskan bahwa teknologi ini bisa menjadi solusi untuk IoT yang lebih hijau.
“Dari inovasi ini, jika terus dikembangkan teknologi ini bisa menjadi solusi untuk IoT yang lebih hijau, mengurangi limbah elektronik, dan mempercepat transisi menuju green computing. Setuju gak Wargi?” tulisnya dalam caption.
Baca Juga: Kamu Lagi Pingin Makan Jamur? Hati-hati Sebelum Konsumsi!

