Sekitarbandung.com – Program Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Sekejati, Kota Bandung, dihidupkan kembali sebagai langkah untuk meningkatkan kewaspadaan warga terhadap potensi bencana lingkungan, pada Rabu (08/04/2026).
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk antisipasi terhadap cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir yang menyebabkan pohon tumbang hingga mengganggu aktivitas warga.
“Sejak awal, Siskamling ini memang kita rancang sebagai siaga bencana. Kita merasakan sendiri bagaimana cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan pohon tumbang hingga mengganggu aktivitas warga,” ujarnya.
Farhan mencontohkan kejadian cuaca ekstrem yang menyebabkan pohon besar tumbang di sejumlah titik di Kota Bandung, sehingga Pemkot Bandung memastikan agar aktivitas warga dapat kembali normal.
Baca Juga: BPN Bersyukur karena Pengungkapan Kasus Tramadol Dapat Perhatian dari Pemkot Bandung
“Dalam beberapa hari terakhir cuaca ekstrem melanda hingga menyebabkan pohon tumbang. Kota Bandung relatif cepat pulih, namun kewaspadaan harus tetap kita jaga karena potensi cuaca ekstrem tersebut masih ada,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Farhan menegaskan bahwa pembangunan Kota Bandung saat ini berbasis data, sehingga keterlibatan warga sangat diperlukan dalam proses tersebut.
“Sekarang arah pembangunan kita berbasis data. Kita tidak ingin semua diseragamkan, karena setiap wilayah memiliki karakter dan persoalan yang berbeda, sehingga diharapkan adanya partisipasi warga,” imbuhnya.
Di sisi lain, Farhan mengajak masyarakat untuk memperkuat budaya gotong royong serta musyawarah dalam menjaga lingkungan dan mencegah risiko bencana akibat cuaca ekstrem.
Baca Juga: Bandung Darurat Peredaran Obat-obatan Tramadol, Pemkot Bandung Akan Perketat Pengawasan

