Sekitarbandung.com – Dalam menyikapi harga plastik sekali pakai yang kini kian mahal, ada cara yang lebih hemat dan bijak untuk menyiasati pengeluaran belanja kita dalam aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan pantauan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, harga plastik sekali pakai memang diakui sedang melonjak secara tajam imbas krisis energi global.
“Plastik merupakan turunan petrokimia yang harganya sangat bergantung pada minyak bumi dunia. Inilah alasan mengapa biaya bungkus kini kian meningkat,” ujarnya.
Inilah mengapa Farhan menyarankan agar masyarakat mulai membawa kantong belanja dan wadah pribadi saat membeli makanan matang. Ini adalah solusi cerdas untuk lebih hemat di tengah situasi harga yang tidak menentu.
Bukan Hanya Sekadar Harga, tetapi tentang Pilihan Bijak
Daripada terus mengeluarkan biaya tambahan untuk kantong plastik yang akhirnya hanya menjadi timbulan sampah, bukankah lebih menguntungkan jika kita beralih ke wadah guna ulang?
Membawa wadah sendiri adalah langkah paling efektif untuk menekan biaya belanja sekaligus mendukung upaya pengurangan sampah dari sumbernya.
Inspirasi dari Pasar, Aksi Nyata untuk Bandung
Mari meneladani langkah hebat para ibu di Bandung. Mereka bukti nyata bahwa belanja di pasar tradisional tetap praktis dan nyaman meskipun tanpa kantong plastik sekali pakai.
Perubahan besar selalu dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. Membawa wadah sendiri sama dengan menjaga warisan lingkungan untuk generasi mendatang.
Oleh karena itu, DLH Kota Bandung melalui unggahan akun Instagram @bdg.dlh pada Senin (27/4/2026), mengajak masyarakat untuk membawa wadah sendiri agar Bandung tetap asri dan bebas dari tumpukan sampah.
“Mari kita jangan lagi manja dengan plastik sekali pakai. Langkah kecil dengan membawa wadah sendiri adalah kontribusi nyata untuk menjaga dompet tetap aman sekaligus menjaga Bandung agar tetap asri dan bebas dari tumpukan sampah,” tulisnya dalam caption.
Baca Juga: 31 Kendaraan di Bandung Terkena Tilang Manual dan ETLE karena Nekat Parkir Liar

