sekitarbandung.com – BNI Akad Massal Nasional menjadi bukti nyata komitmen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan pemberdayaan pelaku usaha kecil di seluruh Indonesia. Melalui kegiatan bertajuk Akad Massal 800.000 Debitur UMKM (KUR, PMI, KPP), BNI menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembiayaan produktif dan membuka lebih banyak lapangan kerja baru.
Dihadiri Pejabat Tinggi Negara di Surabaya
Acara puncak BNI Akad Massal Nasional diselenggarakan di Dyandra Convention Center, Surabaya, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara. Hadir di antaranya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koperasi dan UMKM Maman Abdurrahman, serta Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin.
Turut hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Direktur Institutional Banking BNI Eko Setyo Nugroho, yang mewakili Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Menko Airlangga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, perbankan, dan masyarakat adalah kunci dalam memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif.
“Program KUR dan kredit produktif lainnya menjadi pilar penting dalam menjaga daya tahan ekonomi nasional. Sinergi lintas pihak seperti ini dapat mempercepat pemerataan ekonomi,” ujar Airlangga.
BNI Perkuat Pembiayaan UMKM dan Pekerja Migran
Melalui BNI Akad Massal Nasional, ribuan pelaku UMKM dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) mendapatkan kemudahan akses pembiayaan formal. Menteri P2MI Mukhtarudin menyampaikan bahwa program KUR PMI adalah bentuk nyata kehadiran negara bagi para pekerja migran.
“Program ini memastikan pekerja migran bisa mendapatkan pembiayaan layak tanpa harus terjerat pinjaman informal,” jelas Mukhtarudin.
Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menekankan bahwa UMKM memiliki peran besar dalam penciptaan lapangan kerja baru.
“Setiap UMKM rata-rata mampu menyerap dua hingga tiga tenaga kerja baru. Maka dari itu, pembiayaan inklusif menjadi katalis pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
BNI Akad Massal Nasional di 38 Provinsi
BNI tidak hanya melaksanakan kegiatan di Surabaya, tetapi juga mengoordinasikan akad massal di Kalimantan Utara dan Sulawesi Tengah, melibatkan lebih dari 2.250 debitur secara langsung.
Di Surabaya sendiri, 404 debitur BNI berpartisipasi dalam berbagai skema pembiayaan seperti KUR Mikro, KUR Kecil, KUR PMI, dan Kredit Program Perumahan (KPP). Para penerima manfaat berasal dari sektor pertanian, perdagangan, dan jasa produktif di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.
Eko Setyo Nugroho menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret memperluas akses pembiayaan produktif.
“Melalui kegiatan ini, BNI ingin menghadirkan kemudahan dan percepatan kredit agar masyarakat semakin berdaya dan ekonomi daerah terus tumbuh,” ungkap Eko.
Dorong Ekonomi Berkelanjutan dan Inklusif
Menurut BNI, program akad massal nasional ini sejalan dengan komitmen perseroan untuk memperkuat struktur ekonomi nasional melalui pembiayaan yang berkelanjutan.
“BNI akan terus hadir sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat dan memperluas pembiayaan produktif,” tambah Eko.
Selain itu, inisiatif ini juga mendukung visi pemerintah dalam menciptakan ekosistem ekonomi berkelanjutan, di mana sektor UMKM menjadi penggerak utama pertumbuhan nasional. BNI berharap langkah ini dapat mempercepat transformasi ekonomi daerah, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, dan memperkuat daya saing global.
Sinergi Pemerintah dan Perbankan untuk Ekonomi Rakyat
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut baik penyelenggaraan BNI Akad Massal Nasional di Surabaya.
“Momentum ini sangat penting untuk menumbuhkan semangat ekonomi rakyat dan memperluas kesempatan kerja di seluruh daerah,” katanya.
Baca Juga: BRIncubator Dorong UMKM Datik Batik Tangerang Tembus Pasar Nasional dan Internasional
Acara ini juga menjadi simbol kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, perbankan, dan masyarakat, sekaligus menunjukkan peran aktif BNI dalam mendorong pemerataan ekonomi di tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa mengunjungi situs resmi BNI
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

