sekitarbandung.com – Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) Jeje Ritchie Ismail mengultimatum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bandung Barat agar tidak mencoreng nama pemerintah daerah dengan melakukan perbuatan melawan hukum seperti melakukan penyalahgunaan wewenang hingga korupsi.
Jeje pun mendorong partisipasi dari elemen masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan ASN yang melakukan pelanggaran atau perbuatan melawan hukum.
“Tentunya, saya mendukung elemen masyarakat apabila menemukan hal janggal di Bandung Barat akan segera ditindaklanjuti,” kata Jeje, Sabtu (11/10/2025).
Jeje mengungkapkan, Pemkab Bandung Barat telah bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) baik kejaksaan maupun kepolisian.
Sinergi itu dilakukan sebagai langkah strategis agar dugaan-dugaan ASN melanggar hukum, menyalahgunakan wewenang hingga korupsi dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat.
“Bila ada laporan dugaan penyalahgunaan wewenang administrasi maupun korupsi, saya akan segera perintahkan Inspektorat dan meminta APH melakukan pemeriksaan detail,” ungkapnya.
Jeje mengaskan bahwa, dirinya tidak akan pandang bulu dan mentolerir terhadap ASN yang terbukti melakukan tindak pidana.
Baca juga : Kota Bandung Mantapkan Komitmen Wujudkan Sekolah Ramah Anak
“Jika mereka terbukti, tentunya akan segera melakukan evaluasi ataupun menggantinya, baik itu level kasi, kabid, sekdis, kabag, kepala dinas, kepala badan, para asisten, dan staf ahli, termasuk sekda,” pungkasnya.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

