Sekitarbandung.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan tanggapan terkait kisah pilu atlet rugby putri bernama Siti Nur Rahayu (22) asal Garut yang menderita penyakit usus.
Dilansir dari unggahan akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Kamis (5/2/2026), Dedi mengucapkan terima kasih kepada Kompas TV yang telah mengangkat kisah pilu tersebut.
Ia menegaskan bahwa pada hari yang sama dirinya, mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, akan membawa Siti langsung ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Dedi menjelaskan bahwa pihaknya mengetahui kisah pilu ini dari Kompas TV, bukan dari pemerintah setempat. Oleh karena itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf.
Sebagai informasi tambahan, Siti yang merupakan satu-satunya atlet dari Garut yang pernah membela daerahnya di ajang PON 2024 kini harus terbaring lemah di ranjang rumahnya.
Sudah hampir dua bulan, Siti menderita penyakit serius akibat pecah usus. Kondisinya kian memprihatinkan karena ia tidak memiliki Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Hal tersebut membuatnya kesulitan mendapatkan pengobatan dan menjalani operasi karena keterbatasan biaya. Bahkan keluarganya harus berjuang sendiri, dengan minimnya bantuan baik dari pemerintah daerah maupun pihak terkait.
Siti mengaku pasrah dengan kondisinya meski merasa seolah tidak ada yang peduli terhadapnya, padahal ia pernah berjuang membawa nama daerah di tingkat nasional.
Lebih lanjut, Dedi mengingatkan bahwa warga Jawa Barat yang sedang menderita penyakit namun tidak memiliki biaya berobat dapat langsung datang ke Kantor Pengaduan Lembur Pakuan, Balai Pananggehan, atau Gedung Sate, Kota Bandung.
“Kami terbuka untuk melayani seluruh warga Jawa Barat yang mengalami kesulitan akibat penyakit yang diderita dan tidak memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Hatur nuhun ya,” pungkasnya.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Bongkar Kebohongan Penjual Es Gabus Viral Hingga Jadi Sorotan Publik

