Harga Stabil! Inflasi Bandung Sentuh 0,39% Oktober

sekitarbandung.com – Berkat berbagai inisiatif yang digagas Bupati Bandung, Dadang Supriatna, bersama seluruh perangkat daerah, upaya untuk menekan inflasi di Kabupaten Bandung mulai menunjukkan hasil

Acsyara Aulia

Harga Stabil! Inflasi Bandung Sentuh 0,39% Oktober

sekitarbandung.com – Berkat berbagai inisiatif yang digagas Bupati Bandung, Dadang Supriatna, bersama seluruh perangkat daerah, upaya untuk menekan inflasi di Kabupaten Bandung mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Hasil tersebut tidak hanya terlihat dari laporan kinerja, tetapi juga tercermin dalam data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Dalam rilis terbaru BPS mengenai perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk bulan Oktober 2025, yang disampaikan 3 November 2025, inflasi di Kabupaten Bandung tercatat sebesar 0,39 persen.

Angka tersebut menandakan bahwa pergerakan harga masih dalam kendali, dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Kondisi stabil tersebut merupakan hasil dari berbagai langkah konkret yang diambil oleh pemerintah daerah, mulai dari pemantauan harga di lapangan, penguatan pasokan kebutuhan pokok, hingga operasi pasar.

Sinergi lintas sektor dengan pelaku usaha dan instansi terkait juga berperan penting dalam menjaga kestabilan harga.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa pengendalian inflasi adalah salah satu prioritas utama dalam pemerintahannya, karena hal ini berkaitan langsung dengan kestabilan ekonomi masyarakat.

Baca juga : Menpu Tanggapi Klaim 45 Menit Jakarta–Bandung

“Dengan terkendalinya inflasi di Kabupaten Bandung, kesejahteraan masyarakat dapat terjaga dan meningkat. Dampak yang sangat diharapkan adalah mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan,” kata Bupati Dadang Supriatna, melalui keterangan tertulis yang diterima Soreang.pikiran-rakyat.com, Senin 17 November 2025.

Lebih lanjut, Bupati Dadang Supriatna menambahkan bahwa pemerintah akan terus menjaga konsistensi dalam berbagai program pengendalian inflasi, terutama menjelang momen-momen yang biasanya memicu lonjakan harga, seperti liburan panjang, hari besar keagamaan, dan perubahan cuaca yang berdampak pada produksi pangan.

Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar