Sekitarbandung.com – Pada saat Hari Raya Idulfitri Tahun 2026, KAI Commuter Line memproyeksikan akan melayani hingga 22.477.837 pengguna, dengan kapasitas angkut mencapai 50.244.436 pengguna.
Sebanyak 6.805 petugas yang terdiri dari masinis, kondektur, petugas layanan pengguna, keamanan, kesehatan, dan petugas kebersihan disiagakan di seluruh wilayah kerja KAI Commuter.
Proyeksi Pengguna Angkutan Lebaran 2026 di Seluruh Wilayah KAI Commuter Line
- Jabodetabek: 18.972.445 pengguna
- Area I Jakarta: 299.259 pengguna
- Area II Bandung: 1.366.941 pengguna
- Area VI Yogyakarta (KRL): 594.229 pengguna
- Area VI Yogyakarta (KRD): 84.347 pengguna
- Area VIII Surabaya: 1.014.653 pengguna
- Area Basoetta: 145.963 pengguna
Kapasitas Angkutan Lebaran 2026 di Seluruh Wilayah KAI Commuter Line
- Jabodetabek: 47.059.996 pengguna
- Area I Jakarta: 412.352 pengguna
- Area II Bandung: 218.372 pengguna
- Area VI Yogyakarta (KRL): 930.468 pengguna
- Area VI Yogyakarta (KRD): 51.920 pengguna
- Area VIII Surabaya: 553.168 pengguna
- Area Basoetta: 415.616 pengguna
Baca Juga: Penjualan Tiket Angkutan Lebaran KAI Capai Angka 3,36 Juta
Jumlah Perjalanan Commuter Line di Seluruh Wilayah KAI Commuter Line
- CL Jabodetabek: 1.065 perjalanan
- CL Merak: 14 perjalanan
- CL Basoetta: 70 perjalanan
- CL Wil 2 Bandung: 57 perjalanan
- CL Wil 6 Yogyakarta (KRL): 31 perjalanan *34 perjalanan (22-24 Maret 2026)
- CL Wil 6 Yogyakarta (Prameks): 10 perjalanan
- CL Wil 8 Surabaya: 50 perjalanan
Layanan Fasilitas Tambahan
- Charging station
- Toilet portable dan tenda
- Kartu disabilitas
- New vending machine
- Ruang laktasi
- Water station
- Wayfinding
Oleh karena itu, KAI Commuter Line melalui unggahan akun Instagram @commuterline pada Rabu (18/3/2026) mengimbau masyarakat untuk melakukan hal-hal berikut ini:
- Siapkan tiket dan pastikan saldo KMT cukup.
- Cek jadwal perjalanan melalui C-Access.
- Jaga dan perhatikan putra dan putri Anda.
- Pastikan barang bawaan Anda.
- Tertib selama naik Commuter Line.
- Jaga kesehatan selama menggunakan Commuter Line.
Baca Juga: Jangan Sampai Mudik Terganggu oleh Akun Palsu, Berikut Tips Hindari Penipuan Tiket Kereta Api!

