Sekitarbandung.com – Menyambut libur panjang peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 2 Bandung (Daop 2 Bandung) mengambil langkah antisipatif untuk menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.
Periode libur panjang Isra Miraj diperkirakan berlangsung selama lima hari, mulai dari 15 hingga 19 Januari 2026, karena masyarakat memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan perjalanan jarak jauh atau mudik kecil ke kampung halaman atau tempat tujuan wisata.
KAI Daop 2 Bandung menyediakan sebanyak 67.410 tempat duduk bagi penumpang kereta api selama periode libur panjang ini sebagai upaya mengakomodasi meningkatnya permintaan tiket kereta.
Manajer Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan pihaknya tidak hanya mengandalkan jadwal reguler, tetapi juga melakukan penyesuaian layanan dengan menambah rangkaian kereta pada sejumlah perjalanan tertentu.
Selama libur panjang Isra Miraj tersebut, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan sekitar 25 perjalanan kereta api reguler, melayani rute keberangkatan dari berbagai stasiun di wilayah Bandung menuju kota-kota populer di Pulau Jawa sesuai permintaan masyarakat.
Selain menambah kapasitas kursi, penambahan rangkaian kereta juga dilakukan untuk beberapa Kereta Api jarak jauh dengan kelas tertentu, seperti penambahan kereta kelas eksekutif pada KA Malabar dan KA Parahyangan pada tanggal-tanggal tertentu selama periode liburan.
KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan sejak dini, termasuk membeli tiket melalui aplikasi resmi seperti Access by KAI atau situs resmi PT KAI, serta datang lebih awal ke stasiun agar keberangkatan dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen KAI Daop 2 Bandung dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan sekaligus memastikan kelancaran transportasi massal di tengah meningkatnya pergerakan warga selama momen libur Isra Miraj 2026.
Baca Juga: Kapan Pemesanan Tiket KAI untuk Lebaran 2026 Dibuka? Simak Penjelasannya Berikut Ini!

