Kasus Pencurian Trofi Piala Dunia, Diselamatkan oleh Seekor Anjing!

Sekitarbandung.com – Sebelum trofi Piala Dunia berbentuk seperti sekarang, terdapat trofi legendaris bernama Jules Rimet yang terbuat dari perak berlapis emas murni. Trofi ini menjadi

Dicky Wicaksono

Kasus Pencurian Trofi Piala Dunia, Diselamatkan oleh Seekor Anjing!
Kasus Pencurian Trofi Piala Dunia, Diselamatkan oleh Seekor Anjing!

Sekitarbandung.com – Sebelum trofi Piala Dunia berbentuk seperti sekarang, terdapat trofi legendaris bernama Jules Rimet yang terbuat dari perak berlapis emas murni. Trofi ini menjadi simbol supremasi tertinggi dalam sepak bola dunia.

Pada tahun 1966, Inggris menjadi tuan rumah Piala Dunia. Trofi tersebut dipamerkan di London dengan penjagaan yang sangat ketat karena nilainya ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Lenyap dari Lemari Kaca

Ironisnya, saat para penjaga lengah karena menghadiri ibadah gereja, trofi itu lenyap tanpa jejak dari lemari kaca. Kepolisian Inggris pun langsung dibuat panik.

Hal ini menjadi salah satu aib nasional terbesar Inggris. Scotland Yard dikerahkan secara penuh, Interpol turun tangan, dan surat ancaman yang meminta tebusan mulai bermunculan.

Anjing Penyelamat

Seminggu kemudian, kasus ini terpecahkan bukan oleh detektif, melainkan oleh seekor anjing bernama Pickles yang sedang berjalan-jalan sore.

Baca Juga: 10 Deretan Artis Hollywood yang Nonton Piala Dunia 2026

Pickles mengendus sebuah bungkusan koran mencurigakan di bawah semak-semak di London Selatan. Saat dibuka oleh pemiliknya, isinya ternyata trofi Jules Rimet.

Pickles mendadak menjadi pahlawan nasional. Ia diundang ke perayaan juara, mendapatkan suplai makanan gratis seumur hidup, dan bahkan bermain dalam film layar lebar.

Trofi Replika

Karena merasa trauma, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) diam-diam membuat trofi replika sebagai langkah antisipasi. Mereka menyadari bahwa simbol kebanggaan tersebut sangat rentan menjadi sasaran pencurian.

Plot twist-nya, pada tahun 1970 trofi ini diberikan secara permanen kepada Brasil karena berhasil menjadi juara dunia sebanyak tiga kali. Namun, kisah trofi tersebut ternyata belum berakhir.

Pada tahun 1983, trofi Jules Rimet kembali dicuri di Brasil. Pencurian kedua ini berakhir tragis karena trofi tersebut dilebur menjadi emas batangan dan hilang selamanya dari sejarah.

Baca Juga: Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 di Bandung, Yuk Cek Lokasinya!

Related Post

Tinggalkan komentar