Sekitarbandung.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak kolaborasi berbagai pihak dalam dorong pemulihan pembelajaran.
Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa keselamatan murid dan keberlanjutan pembelajaran tetap menjadi prioritas utama saat ia meninjau langsung wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatra Barat pada 4-5 Desember 2025.
Berbagai bantuan dikerahkan untuk membantu percepatan pemulihan daerah terdampak bencana. Penyaluran bantuan ini menunjukkan komitmen Kemendikdasmen untuk hadir secara nyata dalam pemulihan layanan pendidikan di Sumatra Barat.
Beberapa bantuan tersebut yaitu berupa 1.500 paket school kit, 100 paket family kit untuk guru, paket sembako, 25 tenda darurat, bantuan operasional pendidikan, dan santunan bagi guru serta murid yang meninggal dunia.
Baca Juga: Kemendikdasmen Beri Bantuan Langsung kepada Korban yang Terdampak di Sumatra
Melalui dukungan logistik, bantuan operasional sekolah, santunan, serta koordinasi dengan pemerintah daerah, diharapkan proses pembelajaran dapat kembali berlangsung dengan aman dan layak.
Semangat gotong royong dan kepedulian bersama menjadi fondasi utama bagi bangkitnya kembali pendidikan di Sumatra Barat dan wilayah terdampak lainnya di Sumatra.
Oleh karena itu, agar sesuai tepat sasaran, Kemendikdasmen akan melakukan verifikasi faktual kepada sekolah-sekolah yang terdampak.
Dilansir dari unggahan akun Instagram @kemendikdasmen pada Sabtu (6/12/2025), semangat gotong royong dan kepedulian bersama menjadi fondasi utama.
“Semangat gotong royong dan kepedulian bersama menjadi fondasi utama bagi bangkitnya kembali pendidikan di Sumatra Barat dan wilayah terdampak lainnya di Sumatra,” tulisnya dalam caption.
Baca Juga: Pendidikan Karakter Anak Indonesia Diperkuat lewat Sinergi bank bjb dan Kemendikdasmen

