Minyak Goreng Murah yang Kembali Langka

EKONOMI462 Dilihat
sekitarBANDUNGcom – Minyak goreng bersubsidi brand Minyak Kita di Kota Bandung langka. Hal itu disebabkan tingginya permintaan. Namun demikian, minyak goreng subsidi lainnya dipastikan aman.
“Minyak Kita memang mulai berkurang ketersediaannya. Ini kita pastikan setelah kita cek kedua distributor Minyak Kita. Ada stok, tetapi jauh berkurang,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah, Rabu (1/2/2023).
Menurutnya, minyak goreng langka disebabkan oleh banyaknya permintaan di kota Bandung, sedangkan stok di pedagang berkurang signifikan.
Namun demikian, minyak goreng bersubsidi dalam kemasan plastik dipastikan tersedia. Masyarakat dapat membeli minyak kemasan plastik, dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
“Minyak Kita kita akui dikemas jauh lebih menarik, dan kualitasnya lebih baik. Minyak Kita lebih jernih dari minyak kemasan plastik yang diberi karet itu. Jadi memang, Minyak Kita sangat diminati masyarakat sehingga menjadi langka,” ucapnya.
Elly menyebut, masyarakat dapat memanfaatkan minyak bersubsidi kemasan plastik untuk menyiasati kelangkaan Minyak Kita. Adapun harga minyak goreng kemasan plastik dibanderol Rp 15.500 per kilogram.
“Lalu jenis minyak goreng premium pun saat ini terbilang murah. Ada banyak diskon, dan potongan harga. Contoh minyak goreng premium dua liter dihargai Rp 30.000. Artinya satu liter itu Rp 15.000. Kan tidak jauh dari harga minyak goreng bersubsidi,” ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya memastikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sementara ini belum berencana menggelar operasi pasar untuk mengatasi kelangkaan Minyak Kita. Sebab, minyak goreng subsidi lainnya masih tersedia.
Sumber: fokusjabar.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *