Bangga! Ngabuburit Jadi Warisan Budaya Takbenda Provinsi Jawa Barat

Sekitarbandung.com – Ngabuburit sebagai bagian dari adat istiadat, ritus, dan perayaan-perayaan ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda (WBTb)

Dicky Wicaksono

Bangga! Ngabuburit Jadi Warisan Budaya Takbenda Provinsi Jawa Barat
Bangga! Ngabuburit Jadi Warisan Budaya Takbenda Provinsi Jawa Barat (Instagram/@humas_jabar)

Sekitarbandung.com – Ngabuburit sebagai bagian dari adat istiadat, ritus, dan perayaan-perayaan ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda (WBTb) pada tahun 2026.

Ngabuburit, karena umum dilakukan di berbagai wilayah di Jawa Barat, menjadi bagian dari warisan budaya tanah Priangan.

Ngabuburit sendiri merupakan aktivitas menunggu senja, lebih tepatnya menunggu waktu berbuka puasa selama bulan Ramadan.

Asal Usul Ngabuburit

‘Burit’ dalam Bahasa Sunda berarti sore menjelang petang. Kata ‘ngabuburit’ berarti berkegiatan menunggu waktu burit.

Pada masa awal abad ke-20 di Priangan, ngabuburit dilakukan dengan duduk-duduk di tempat keramaian, seperti di alun-alun.

Aktivitas lainnya seperti ‘ngurek’ atau mencari belut dengan seutas benang nilon berkail menjadi pilihan para kaum muda.

Baca Juga: Bersihkan Harta dengan Bayar Zakat Fitrah Segera, Yuk Ketahui Hukum, Waktu Pembayaran, dan Besarannya!

Ngabuburit di Priangan

Pada awal abad ke-20, seiring banyak dibuatnya sumur bor berikut pemandian umum, kaum lelaki pada sore hari pergi ke pemandian tersebut.

Mereka mandi dengan tujuan setelah selesai, akan melanjutkan ngabuburit di alun-alun.

Selain mandi, mereka yang pandai menyelam terkadang berhasil menangkap udang kecil, juga berbagai macam ikan seperti deleg, beunteur, bogo, dan tawes.

Sekarang, ngabuburit identik dilakukan dengan kegiatan berburu kudapan takjil. Kalau ngabuburit versi kamu bagaimana?

Apakah berjalan bersama orang tersayang sambil mencari takjil, atau hanya sekadar duduk santai sambil menikmati suasana sore?

Baca Juga: Asal Mula Munculnya Beberapa Tradisi Lebaran yang Ada di Indonesia

Related Post

Tinggalkan komentar