Sedia Payung Sebelum Hujan, Ikuti Tips Ini Agar Terhindar dari Penyakit Pascabanjir

Sekitarbandung.com – Curah hujan yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia kini bukan hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur dan pemukiman, tetapi juga berbahaya bagi kesehatan. Gelombang

Dicky Wicaksono

Sedia Payung Sebelum Hujan, Ikuti Tips Ini Agar Terhindar dari Penyakit Pascabanjir
Sedia Payung Sebelum Hujan, Ikuti Tips Ini Agar Terhindar dari Penyakit Pascabanjir (Instagram/@humas_jabar)

Sekitarbandung.com – Curah hujan yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia kini bukan hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur dan pemukiman, tetapi juga berbahaya bagi kesehatan.

Gelombang air banjir kerap membawa kontaminan yang meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit kulit.

Kontaminasi air dengan limbah rumah tangga, kotoran, hingga bahan kimia berbahaya membuat kulit menjadi cepat iritasi dan terinfeksi jika tidak segera dibersihkan.

Beberapa penyakit kulit yang bisa terjadi akibat paparan air banjir yang kotor antara lain:

Infeksi kulit dan jaringan lunak

Gejala infeksi akibat kondisi ini meliputi kemerahan yang meluas, rasa hangat, serta nyeri saat ditekan dan keluar cairan.

Penyakit kulit akibat gigitan hewan

Berbagai hewan atau serangga juga bisa bermunculan dari genangan air banjir dan memicu risiko penyakit kulit. Salah satu yang cukup berbahaya adalah nyamuk.

Baca Juga: Puncak Musim Hujan di Bandung Masih Berlangsung, Diperkirakan Berlangsung Hingga April 2026

Kurap

Kurap biasanya muncul karena kondisi yang kotor dan lembap. Jamur penyebab kurap bisa berkembang biak dengan cepat pada situasi lembap, terutama di sela-sela jari dan lipatan kulit.

Dermatitis alergi

Kulit yang sensitif, terutama pada situasi dingin dan lembap, bisa memicu terjadinya jenis alergi ini.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Sabtu (24/1/2026), mengimbau masyarakat untuk melakukan beberapa tips berikut ini agar terhindar dari berbagai penyakit pascabanjir:

  • Mencuci tangan dan kaki yang terkena genangan banjir menggunakan sabun dan air bersih secara rutin.
  • Usahakan agar kulit tidak terlalu lama bersentuhan dengan air banjir, terutama jika terdapat luka terbuka di tubuh.
  • Menggunakan sepatu dengan sol keras dan sarung tangan selama membersihkan area yang tergenang banjir.
  • Tidak membiarkan anak-anak bermain di genangan air banjir.
  • Selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Apabila Wargi merasakan gatal yang tidak kunjung hilang pascabanjir, segera gunakan obat antiseptik dan periksa ke fasilitas kesehatan terdekat, ya,” tulisnya dalam unggahan.

Baca Juga: Mitos Atau Fakta Bahaya Pakai TWS Saat Hujan? Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Related Post

Tinggalkan komentar