sekitarbandung.com – Pecel Ndoweh Kota Batu menjadi bukti nyata bahwa kuliner tradisional mampu naik kelas berkat pemberdayaan. Usaha sederhana yang dirintis oleh Dwi Rinawati sejak 2021 kini menjelma menjadi destinasi kuliner favorit di Kota Batu, Jawa Timur.
Perjalanan Pecel Ndoweh Kota Batu dari Warung Sederhana
Awalnya, Pecel Ndoweh Kota Batu hanya berjualan di depan rumah dengan meja seadanya. Dwi Rinawati, sang pemilik, membawa resep bumbu pecel turun-temurun dari keluarganya di Madiun. Saat pandemi, ketika anak dan menantunya kehilangan pekerjaan di sektor pariwisata, mereka memutuskan membuka usaha kecil ini sebagai penyambung hidup.
Dengan harga mulai Rp8.000, pembeli bisa menikmati sepiring pecel lengkap dengan peyek, acar, mendoan, orek tempe, dan srundeng. Lauk tambahan seperti telur dadar atau ayam bisa dipilih sesuai selera. Sajian khas daun pisang membuat pengalaman makan semakin autentik.
Baca Juga: Corporate Secretary BRI: Dhanny Resmi Ditunjuk Perkuat Tata Kelola Perusahaan
Dukungan BRI Mengangkat Pecel Ndoweh Kota Batu
Perjalanan Pecel Ndoweh Kota Batu berubah signifikan ketika mendapatkan pemberdayaan dari BRI. Melalui program bantuan usaha senilai Rp2,4 juta, Dwi Rinawati bisa membeli mesin penggiling bumbu pecel. Alat ini membuat produksi meningkat sehingga sambal pecel dapat dipasarkan lebih luas.
Tak hanya itu, ia juga mendapatkan akses pendanaan melalui program Ultra Mikro (UMi) dari BRI. Fasilitas ini membantu mengembangkan warungnya menjadi lebih permanen sekaligus memperluas jaringan pemasaran, termasuk penjualan sambal pecel dalam kemasan.
Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, menyatakan bahwa kisah Pecel Ndoweh Kota Batu adalah contoh nyata bagaimana pemberdayaan bisa membuat usaha kecil bertahan dan berkembang. Menurutnya, dukungan BRI tidak berhenti pada pemberian kredit, tetapi juga mencakup pendampingan agar usaha semakin maju.
Pecel Ndoweh Kota Batu Jadi Kuliner Favorit Wisatawan
Kini, Pecel Ndoweh Kota Batu bukan sekadar warung kecil, melainkan bagian dari wisata kuliner Kota Batu. Banyak wisatawan yang datang untuk mencoba kelezatan sambal pecel khas Ndoweh, bahkan ada yang memesan hingga ke Kalimantan, Sulawesi, dan Bali.
Popularitas Pecel Ndoweh Kota Batu semakin meningkat seiring liputan dari media dan rekomendasi mulut ke mulut. Sajian sederhana ini menjadi ikon baru kuliner di Kota Batu, bersanding dengan berbagai makanan khas Jawa Timur lainnya.
Sambal Pecel Khas Ndoweh Tembus Pasar Luar Pulau
Keunggulan Pecel Ndoweh Kota Batu terletak pada sambal pecelnya. Dengan bahan pilihan dan resep keluarga, sambal ini memiliki cita rasa gurih, pedas, dan autentik khas Madiun. Bahkan, produk kemasan sambal pecel telah menembus pasar luar pulau, memperluas jangkauan usaha dan membuka peluang ekonomi lebih besar bagi keluarga Dwi Rinawati.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai pemberdayaan UMKM, kunjungi BRI.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

