Capaian Positif! PAD Kota Bandung Tahun 2022 Tembus Rp 2,183 Triliun, Ema Sumarna Optimis Pendapatan 2023 Meningkat

sekitarBANDUNGcom, Bandung, 6 Juli 2023 – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mencatat sebuah pencapaian yang membanggakan dalam pengelolaan fiskal daerah. Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandung

Foto : Koran Gala

sekitarBANDUNGcom, Bandung, 6 Juli 2023Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mencatat sebuah pencapaian yang membanggakan dalam pengelolaan fiskal daerah. Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandung pada tahun 2022 berhasil menembus angka fantastis, yaitu mencapai Rp 2,183 triliun. Meskipun jumlah ini baru sekitar 89 persen dari target yang ditetapkan untuk tahun tersebut, capaian ini menunjukkan kinerja yang sangat baik di sektor pajak daerah.

 

Performa Kuat Pajak Daerah dan Optimisme untuk Tahun 2023

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung, Ema Sumarna, mengungkapkan rasa puasnya terhadap kinerja pendapatan daerah tahun 2022. “Capaian pajak daerah Kota Bandung tahun 2022 menunjukkan angka yang sangat baik, yaitu Rp2,183 triliun. Meskipun capaiannya mencapai 89 persen dari target,” ucap Ema saat ditemui di Balai Kota Bandung pada Kamis, 6 Juli 2023.

Meskipun target 100% tidak tercapai, angka Rp 2,183 triliun merupakan pencapaian yang signifikan, mengindikasikan bahwa sektor-sektor pendapatan utama di Kota Bandung, seperti pajak restoran, pajak hotel, dan pajak lainnya, menunjukkan vitalitas yang kuat.

Ema Sumarna juga menyatakan optimisme tinggi bahwa pendapatan daerah akan terus bertambah di tahun 2023. Keyakinannya ini didasarkan pada serangkaian momen libur panjang sekolah dan cuti bersama yang terjadi pada tahun 2023. Menurutnya, momen-momen liburan tersebut memberikan peluang emas bagi Kota Bandung untuk menarik lebih banyak wisatawan. “Pada libur panjang yang baru saja berlalu, banyak wisatawan yang datang ke Bandung. Saya berpikir hal ini dapat berdampak positif terhadap pendapatan yang diperoleh Kota Bandung,” ungkapnya. Peningkatan jumlah wisatawan secara langsung akan mendongkrak pendapatan dari sektor pariwisata dan jasa, yang merupakan komponen penting dalam PAD.

Capaian Positif! PAD Kota Bandung Tahun 2022 Tembus Rp 2,183 Triliun, Ema Sumarna Optimis Pendapatan 2023 Meningkat

baca juga : Tips Hemat di Tengah Inflasi Bandung: Strategi Cerdas Hadapi Harga Sembako Naik

Sinkronisasi Anggaran dan Peran BPK

Pencapaian pendapatan ini berhubungan erat dengan upaya Pemerintah Kota Bandung dalam menghitung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) di tahun 2023. Pihaknya akan memantau sejauh mana capaian pendapatan yang sedang berjalan. Bappelitbang dan Bapenda ditugaskan untuk melakukan pengukuran yang optimal.

“Bappelitbang dan Bapenda akan melakukan pengukuran optimal terhadap capaian pendapatan untuk memenuhi kebutuhan belanja pada tahun ini,” kata Ema. Proses ini penting untuk memastikan bahwa target pendapatan yang ditetapkan realistis dan mampu menopang kebutuhan belanja kota, terutama untuk program-program pembangunan dan layanan publik.

Selain itu, Ema Sumarna juga mengimbau seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintah Kota Bandung untuk mengikuti rekomendasi yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). BPK, sebagai lembaga audit eksternal, memberikan rekomendasi untuk memastikan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan. Ema juga menekankan adanya batas waktu yang ketat untuk menindaklanjuti rekomendasi BPK. “Ada batas waktu 60 hari kerja, yang berarti harus selesai pada tanggal 29 Juli,” tandasnya. Batas waktu ini menunjukkan urgensi dalam memenuhi standar audit keuangan negara.

 

Memahami Pentingnya Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah sumber pendanaan utama bagi pemerintah daerah untuk membiayai program pembangunan, layanan publik, dan operasional pemerintahan tanpa bergantung sepenuhnya pada transfer dana dari pemerintah pusat. Kinerja PAD Kota Bandung yang kuat mencerminkan beberapa hal:

  • Ekonomi yang Sehat: Sektor pajak daerah yang vital, seperti pajak hotel, restoran, dan hiburan, menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi di Kota Bandung berjalan dengan baik.
  • Manajemen Fiskal yang Efektif: Pemerintah daerah berhasil mengumpulkan pendapatan dari berbagai sumber secara optimal.
  • Potensi Pembangunan Mandiri: PAD yang tinggi memberikan fleksibilitas bagi pemerintah daerah untuk memprioritaskan proyek-proyek pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Sebagai kota dengan sektor pariwisata, jasa, dan ekonomi kreatif yang kuat, Kota Bandung memiliki potensi besar untuk terus meningkatkan PAD-nya. Keberhasilan ini adalah cerminan dari sinergi antara kebijakan pemerintah yang mendukung ekonomi lokal dan partisipasi aktif masyarakat dalam membayar pajak.

 

Kesimpulan dan Harapan untuk Masa Depan

Pencapaian PAD Kota Bandung pada tahun 2022 menjadi fondasi kuat untuk kinerja fiskal di tahun 2023. Dengan adanya momen liburan panjang dan kunjungan wisatawan yang terus meningkat, optimisme Ema Sumarna akan pertumbuhan pendapatan di tahun berjalan sangat beralasan. Namun, optimisme ini juga harus diiringi dengan disiplin fiskal dan tindak lanjut atas rekomendasi BPK, agar setiap rupiah yang masuk dapat dikelola dengan baik demi kesejahteraan warga Kota Bandung.

Baca juga : Cara Dapat Subsidi Listrik Bandung untuk Pelanggan 450–900 VA, Cek Syaratnya!

(adm)

Related Post

Tinggalkan komentar