Sekitarbandung.com – Pertumbuhan sarana kesehatan di Kota Bandung terus menjadi perhatian publik, seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan dan persepsi masyarakat terhadap kualitas fasilitas yang tersedia.
Data terbaru mengenai jumlah serta sebaran sarana kesehatan menunjukkan bagaimana pemerataan layanan kesehatan berupaya diwujudkan di berbagai wilayah kota.
Sarana kesehatan sendiri merupakan tempat yang menyediakan berbagai layanan kesehatan bagi masyarakat. Keberadaannya mempunyai peran penting dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan warga di suatu daerah.
Fasilitas Kesehatan Pertama
- Puskesmas
- Klinik Pratama (Pelayanan Medis Dasar)
Fasilitas Kesehatan Kedua
- Klinik Utama (Pelayanan Medis Dasar & Spesialistik)
Fasilitas Kesehatan Kedua dan Ketiga
- Rumah Sakit
Perkembangan Jumlah Sarana Kesehatan Kota Bandung Periode Tahun 2023-2024
Tahun 2023: 470 sarana kesehatan
- 135 klinik utama
- 215 klinik pratama
- 80 puskesmas
- 40 rumah sakit
Tahun 2024: 543 sarana kesehatan
- 144 klinik utama
- 277 klinik pratama
- 80 puskesmas
- 42 rumah sakit
Tahun 2024 jumlah sarana kesehatan di Kota Bandung tercatat meningkat sekitar 15% dari tahun sebelumnya, atau setara dengan 73 unit baru.
Baca Juga: Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Mitra Gojek dan Keluarga di Bandung, 3–4 Desember 2025
Peta Sebaran Jumlah Sarana Kesehatan per Kecamatan Tahun 2024
Cicendo
- Puskesmas: 2
- Klinik Pratama: 15
- Klinik Utama: 8
- Rumah Sakit: 5
- Total: 30
Bandung Wetan
- Puskesmas: 2
- Klinik Pratama: 14
- Klinik Utama: 25
- Rumah Sakit: 4
- Total: 45
Lengkong
- Puskesmas: 4
- Klinik Pratama: 25
- Klinik Utama: 14
- Rumah Sakit: 2
- Total: 45
Persepsi Kepuasan Masyarakat Terhadap Fasilitas Kesehatan Kota Bandung Survei Livable City Index (LCI) 2024
Kualitas Fasilitas Kesehatan:
- Setuju: 72,2%
- Netral: 22,9%
- Tidak Setuju: 4,9%
Jumlah Fasilitas Kesehatan:
- Setuju: 74,8%
- Netral: 19,9%
- Tidak Setuju: 5,3%
Dari 4.500 responden, lebih dari 70% menyatakan puas terhadap kualitas dan jumlah fasilitas kesehatan di sekitar tempat tinggalnya.
Baca Juga: KPA Kota Bandung Imbau Masyarakat untuk Cek Kesehatan HIV/AIDS Gratis

