Pesantren Kota Bandung Jadi Garda Depan Pembangunan SDM dan Penguatan Nilai Kebangsaan

sekitarbandung.com – Pesantren Kota Bandung kini menjadi salah satu elemen penting dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul dan berkarakter kebangsaan. Wali Kota Bandung, Muhammad

Aracely Azwa

Pesantren Kota Bandung

sekitarbandung.com – Pesantren Kota Bandung kini menjadi salah satu elemen penting dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul dan berkarakter kebangsaan. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa lembaga pesantren memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun moral, karakter, dan daya saing generasi muda Bandung.

Menurutnya, peran pesantren sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam mencetak SDM yang tangguh dan berdaya saing di era global.

“Pesantren adalah bagian penting dari pembangunan nasional. Pemerintah Kota Bandung akan memperkuat kerja sama dengan pesantren agar nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan terus hidup di tengah masyarakat,” ujar Farhan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Rabu (22/10/2025).

Baca Juga: KPK Nilai Pemkot Bandung Rawan Korupsi, Pengamat Desak Inspektorat Perkuat Pengawasan Internal

Pemkot Bandung Siapkan Regulasi Khusus untuk Pesantren

Dalam upaya memperkuat peran Pesantren Kota Bandung, Pemkot Bandung sedang menyiapkan dasar hukum khusus yang mengatur bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pesantren. Regulasi ini akan menjadi pedoman bagi pelaksanaan kerja sama yang terarah dan berkelanjutan.

Farhan menjelaskan, Pemkot akan memberikan dukungan fisik dan sarana pendidikan, sementara pengelolaan kurikulum tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Dengan adanya payung hukum yang jelas, kita tahu arah dan tanggung jawab masing-masing pihak, baik dari pemerintah maupun pesantren,” kata Farhan.

Kolaborasi Pesantren dengan Pemerintah untuk Ekonomi Umat

Ketua PCNU Kota Bandung, KH. Toni, menyambut baik langkah Pemkot Bandung dalam memperkuat posisi pesantren. Menurutnya, Pesantren Kota Bandung bukan hanya pusat pendidikan agama, tetapi juga berpotensi menjadi penggerak ekonomi keumatan.

“Pesantren bisa menjadi pusat pendidikan sekaligus pusat pemberdayaan ekonomi umat. Kami mendukung penuh kebijakan yang menempatkan pesantren sebagai mitra strategis pembangunan,” ujarnya.

Data terbaru menunjukkan bahwa di Kota Bandung terdapat 79 pesantren aktif dengan kondisi yang beragam. Sebagian besar membutuhkan peningkatan fasilitas dasar seperti MCK, sanitasi, dan ruang belajar yang memadai.
Toni menambahkan, adanya Peraturan Daerah Pesantren diharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitas dan kesejahteraan santri.

Pesantren Jadi Benteng Moral dan Karakter Bangsa

Farhan menilai bahwa Pesantren Kota Bandung merupakan benteng moral masyarakat yang berperan penting dalam menjaga nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam membangun generasi muda yang kuat menghadapi tantangan zaman.

“Pesantren adalah lembaga pendidikan asli Indonesia yang telah terbukti membentuk karakter unggul. Nilai-nilai itu penting untuk menjawab tantangan masa depan,” ungkap Farhan.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan pesantren akan terus menjadi prioritas dalam program pembangunan SDM berbasis nilai-nilai kebangsaan.

Langkah Pemkot Bandung dalam memperkuat Pesantren Kota Bandung sejalan dengan kebijakan nasional dalam penguatan karakter dan ekonomi umat.
Untuk mengetahui lebih banyak tentang program pemerintah terkait pesantren dan pengembangan SDM, Anda dapat mengunjungi  Kementerian Agama Republik Indonesia

Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar