Sekitarbandung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat pengelolaan sampah berbasis sistem berkelanjutan melalui Program Sirkular Kota Bandung.
Program yang menghubungkan pengolahan sampah, ketahanan pangan, hingga peningkatan gizi masyarakat ini dijalankan secara terintegrasi dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah, yakni:
- Kang Pisman oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH),
- Buruan Sae oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP),
- Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT),
- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB).
Melalui sistem sirkular tersebut, sampah organik rumah tangga tidak lagi berakhir sebagai limbah, melainkan diolah menjadi kompos dan media tanam yang dimanfaatkan untuk kegiatan urban farming di lingkungan warga.
Hasil urban farming berupa sayuran, telur, hingga ikan kemudian dikelola dan dimanfaatkan oleh Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi masyarakat, terutama untuk pencegahan stunting pada anak.
Baca Juga: Pemkot Bandung Resmikan Bank Sampah Bersinar di RW 05 Kelurahan Sukamiskin
Sisa dapur dari kegiatan DASHAT kembali masuk ke sistem pengolahan sampah dan diolah menjadi kompos, sehingga menciptakan siklus berkelanjutan dari sampah, pangan, gizi, hingga kembali ke alam.
Program Sirkular Kota Bandung juga memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat, yang di antaranya yaitu sebagai berikut:
- Membantu pencegahan stunting melalui asupan gizi yang cukup dan sehat,
- Memperkuat ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan lingkungan sekitar,
- Mengurangi timbulan sampah,
- Meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
Selain itu, program ini mendorong pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan warga secara aktif mulai dari rumah tangga hingga lingkungan sekitar dalam pengelolaan sampah dan pemenuhan pangan secara mandiri.
Melalui pendekatan ini, Pemkot Bandung menegaskan komitmennya dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan dan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Baca Juga: Pemkot Bandung Integrasikan Pengelolaan Sampah dengan Program Sirkular

