Rata-rata Lama Sekolah Naik, Bupati Bandung Puji Peran PKBM

sekitarbandung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Bandung. Menurutnya, PKBM telah memberikan kontribusi

Acsyara Aulia

Rata-rata Lama Sekolah Naik, Bupati Bandung Puji Peran PKBM

sekitarbandung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Bandung.

Menurutnya, PKBM telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi Pemerintah Kabupaten Bandung dalam dunia pendidikan dan kewirausahaan.

“Karena visi misi kita sudah jelas, bahwa pertama bagaimana untuk meningkatkan sumber daya manusia, kedua bagaimana untuk meningkatkan kewirausahaan,” kata Bupati Dadang Supriatna pada acara Gelar Karya Pemberdayaan Warga Belajar dan Launching Koperasi Konsumen Forum PKBM Kabupaten Bandung di Dome Balerame Soreang.

Bupati Bandung menjelaskan bahwa PKBM memiliki tujuh fungsi utama, salah satunya adalah meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan formal.

PKBM memberikan kesempatan belajar yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan juga memberikan pembinaan dalam kemandirian.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi kepada warga, termasuk Ketua RT dan RW, yang telah menyelesaikan pendidikan paket C meskipun sudah berusia 70 tahun.

Selain itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna juga mendorong mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Jenjang pendidikan non formal (PKBM) ini yang diakui pemerintah. Saya minta pak Kadis Pendidikan, para ketua RT, RW, PKK yang belum mencapai paket C silahkan untuk didata melalui Pak Camat,” ujarnya.

Bupati Bandung menegaskan pentingnya PKBM dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran paket A, B, dan C, serta meminta Kepala Bidang Dinas Pendidikan untuk memberikan anggaran yang diperlukan.

“Kita siap untuk menganggarkan berapa kebutuhan kegiatan non formal untuk paket A, B dan C,” ucapnya.

Lebih lanjut, Dadang Supriatna menekankan bahwa PKBM juga berperan dalam pengembangan keterampilan masyarakat, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas hidup dan kemampuan ekonomi mereka.

“Selaras dengan program Pak Presiden, bahwa hari ini Presiden ada tiga program prioritas yang menjadi unggulan. Pertama adanya sekolah rakyat. Sekolah rakyat ini diberikan kepada masyarakat desil satu. Artinya masyarakat yang sangat miskin, dan disekolahkan sampai selesai dan mendapatkan pekerjaan,” ujarnya.

Dadang Supriatna juga mengungkapkan harapannya agar PKBM dapat menangkap peluang dalam pengembangan ekonomi inklusif, termasuk mendirikan koperasi konsumen yang dapat berkolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Selama empat tahun ini, PKBM ini sudah memberikan kontribusi yang nyata. Rata-rata lama sekolah masyarakat Kabupaten Bandung sudah mencapai 12,27 tahun dan rata-rata lama sekolah kita sudah mencapai 9,15 tahun,” ujarnya.

Bupati juga mencatat adanya peningkatan dalam pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung, yang saat ini sudah mencapai 5,24 persen, meningkat dari kondisi minus 7,5 persen saat ia dilantik pada 26 April 2021.

“Keberhasilan ini bukan keberhasilan secara pribadi saya selaku bupati, tapi keberhasilan seluruh komponen, termasuk para ASN, non ASN, dan seluruh stakeholder, termasuk peran PKBM yang tergabung dalam Dinas Pendidikan,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, menambahkan bahwa PKBM se-Kabupaten Bandung telah berkontribusi dalam pencapaian rata-rata lama sekolah.

Asep menyebutkan bahwa pada tahun 2024-2025, PKBM akan menghasilkan lulusan sebanyak 7.326 orang.

“Pada tahun 2025, kami akan memperkuat keberadaan PKBM yang digagas dari komitmen, visi, dan kepedulian memajukan pendidikan di Kabupaten Bandung,” tuturnya.

Baca juga : Pemkot Bandung Tertibkan Plang Liar di Kawasan Stadion GBLA

Acara tersebut juga diisi dengan simbolis pemberian penghargaan kepada warga belajar PKBM, serta peluncuran koperasi warga PKBM sejahtera Kabupaten Bandung BEDAS.

“Mari kita pegang filosofis budaya Sunda. Silih asih, silih asuh, silih asah, silih wawangi. Satu frekwensi untuk mewujudkan Kabupaten Bandung lebih Bedas,” pungkasnya.

Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar