Sekitarbandung.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meninjau secara langsung Sekolah Rakyat yang berada di kawasan kampus Universitas Negeri Surabaya, pada Kamis (12/2/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan di sela-sela agenda kerja di Jawa Timur sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan akses pendidikan gratis dan bermutu bagi masyarakat prasejahtera.
Sekolah Rakyat merupakan program inisiatif Presiden Prabowo yang sejalan dengan Asta Cita keempat, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan.
Saat ini, 166 Sekolah Rakyat telah diresmikan oleh Presiden Prabowo pada 12 Januari 2026 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
- 70 Pulau Jawa
- 35 Pulau Sumatra
- 28 Pulau Sulawesi
- 13 Pulau Kalimantan
- 7 Pulau Maluku
- 7 Pulau Bali dan Nusa Tenggara
- 6 Pulau Papua
Baca Juga: Bandung Cari Lahan 5 Hektare untuk Sekolah Rakyat
Mendikdasmen menegaskan bahwa negara tidak membiarkan keterbatasan ekonomi menjadi penghalang sehingga Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi jembatan bagi anak-anak bangsa untuk meraih mimpi.
Dalam suasana hangat, Menteri Mu’ti berdialog dengan para murid di ruang kelas, dan salah satu murid menyampaikan rasa terima kasih atas hadirnya Sekolah Rakyat serta berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak daerah.
Pemerintah berkomitmen membangun ekosistem pendidikan yang inklusif agar setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang adil untuk menatap masa depan dengan penuh harapan.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Bandung Kejar Lahan Permanen, Dinsos Pastikan 250 Siswa Tetap Belajar

