Sidang Isbat Awal Ramadhan 1447 H Akan Digelar pada 17 Februari 2026

Sekitarbandung.com – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) memastikan akan menggelar Sidang Isbat untuk menentukan awal Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi pada Selasa, 17 Februari

Dicky Wicaksono

Sidang Isbat Awal Ramadhan 1447 H Akan Digelar pada 17 Februari 2026
Sidang Isbat Awal Ramadhan 1447 H Akan Digelar pada 17 Februari 2026

Sekitarbandung.com – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) memastikan akan menggelar Sidang Isbat untuk menentukan awal Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi pada Selasa, 17 Februari 2026.

Sidang penting ini menjadi acuan nasional dalam menetapkan kapan umat Islam di Indonesia memulai ibadah puasa Ramadan.

Sidang Isbat dijadwalkan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta, dan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Agenda ini akan dihadiri berbagai pemangku kepentingan termasuk perwakilan ormas Islam, perwakilan kedutaan negara-negara Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), ahli falak, DPR, serta perwakilan Mahkamah Agung.

Menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, proses Sidang Isbat akan melalui beberapa tahapan utama.

Tahapan itu mencakup pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi (hisab), verifikasi hasil rukyatul hilal dari 37 titik pengamatan di seluruh Indonesia, serta musyawarah dan pengambilan keputusan yang nantinya akan diumumkan secara resmi kepada publik.

Dalam penentuan awal bulan Ramadan, Kemenag menegaskan konsistensi penggunaan pendekatan kombinasi hisab dan rukyah sebagai dasar keputusan.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Banyak Warga Kota Bandung yang Cairkan Tabungan Bank Sampah

Menurutnya, pendekatan ini sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah, yang menjadi rujukan nasional.

Selain penetapan awal Ramadan, Sidang Isbat juga menjadi dasar penetapan waktu ibadah penting lainnya seperti 1 Syawal (Idul Fitri) dan 10 Zulhijah (Idul Adha).

Abu Rokhmad mengajak masyarakat untuk menunggu hasil resmi Sidang Isbat sebelum menetapkan tanggal puasa Ramadan secara pribadi maupun kelompok.

Kementerian Agama memberi perhatian khusus pada persiapan pemantauan hilal tahun ini. Direktur Urusan Agama Islam, Arsad Hidayat, menyampaikan bahwa pihaknya akan menurunkan para ahli falak ke sejumlah titik strategis di berbagai daerah di Indonesia.

Selain lokasi yang sudah rutin digunakan, pemantauan juga berpeluang dilakukan di wilayah baru, termasuk Masjid IKN.

Sementara itu, sejumlah organisasi masyarakat Islam, seperti Muhammadiyah, telah lebih dulu menetapkan melalui metode hisab bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Meski demikian, keputusan final secara resmi tetap menunggu hasil Sidang Isbat pemerintah.

Dengan digelarnya Sidang Isbat pada pertengahan Februari ini, umat Islam di seluruh Indonesia dipersiapkan untuk menyambut bulan suci Ramadan 1447 H setelah keputusan resmi diumumkan pemerintah.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, DKPP Kota Bandung Perkuat Neraca Pangan 2026

Related Post

Tinggalkan komentar