Sekitarbandung.com – Proses pembenahan Bandung Zoo kini memasuki tahap final. Skema penataan tersebut dipastikan akan rampung pada April 2026.
Dalam hal ini, pembenahan bukan hanya soal perbaikan fasilitas, tetapi juga mencakup empat misi penyelamatan yang menjadi prioritas utama, yaitu sebagai berikut:
- Penyelamatan Lingkungan: Menjaga sumber air dan fungsi kawasan lindung agar ekosistem tetap terjaga.
- Kejelasan Aset Lahan: Memastikan status hukum lahan aman dan sesuai amanat yang berlaku.
- Nasib Pegawai: Memperjuangkan agar pengelola baru tetap memprioritaskan para pegawai lama yang telah mengabdi puluhan tahun.
- Warisan Sejarah: Menjaga identitas asli serta menghormati sejarah para pendiri Bonbin agar tidak terlupakan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan terkait isu yang beredar di masyarakat bahwa langkah ini murni untuk membereskan tata kelola, bukan soal penguasaan lahan secara sepihak.
Baca Juga: Usai Izin YMT Dicabut oleh Kemenhut, Kini Satpol PP Lakukan Penyegelan Bandung Zoo
Selain itu, Farhan juga menambahkan pentingnya menjaga nilai historis tempat ikonik tersebut. Ia menekankan bahwa pendiri sekaligus keturunannya tidak boleh dilupakan.
“Langkah ini murni untuk membereskan tata kelola. Warisan sejarah artinya kita tidak boleh melupakan siapa pendirinya, siapa keturunannya. Itu tidak boleh dilupakan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Farhan berharap dengan target akhir April 2026 skema tersebut selesai sehingga Bandung Zoo semakin keren, tertata, dan tetap menjadi tempat favorit untuk botram bersama keluarga.
“Targetnya akhir April nanti semua skema penataan ini sudah mempunyai kejelasan hukum yang kuat. Semoga Bandung Zoo semakin keren, tertata, dan tetap menjadi tempat favorit untuk botram bareng keluarga ya!” pungkasnya.
Baca Juga: Kemenhut Cabut Izin Konservasi Pengelola Bandung Zoo, Berikut Dampaknya!

