Sosrobahu, Teknik Pembangunan Jembatan Layang Asli Indonesia

Sekitarbandung.com – Pernahkah kamu berpikir bagaimana cara jembatan layang yang begitu besar dibangun di atas jalan yang tetap ramai digunakan? Karena jika dipikir-pikir, proses pembangunan

Dicky Wicaksono

Sosrobahu, Teknik Pembangunan Jembatan Layang Asli Indonesia
Sosrobahu, Teknik Pembangunan Jembatan Layang Asli Indonesia

Sekitarbandung.com – Pernahkah kamu berpikir bagaimana cara jembatan layang yang begitu besar dibangun di atas jalan yang tetap ramai digunakan?

Karena jika dipikir-pikir, proses pembangunan jalan layang seharusnya membuat jalan di bawahnya ditutup. Artinya, kemacetan besar bisa berlangsung selama berbulan-bulan.

Masalah ini juga pernah dihadapi Jakarta pada era 1980-an. Saat pembangunan jalan layang mulai dilakukan secara masif, para insinyur mencari cara agar kota tidak lumpuh selama proyek berlangsung.

Di tengah permasalahan tersebut, seorang insinyur asal Indonesia memiliki ide yang cukup berani. Bagaimana jika jalan layang dibangun tanpa harus menutup jalan yang ada di bawahnya?

Alih-alih langsung dipasang melintang, balok beton jalan layang dibuat sejajar terlebih dahulu dengan arah jalan. Dengan begitu, kendaraan tetap bisa melintas seperti biasa selama proses pembangunan berlangsung.

Baca Juga: Operasi Patuh Lodaya Tahun 2026 Resmi Diundur, Berikut Alasannya!

Setelah balok selesai dicor, barulah bagian paling menarik dilakukan. Balok raksasa tersebut diputar 90 derajat menggunakan sistem hidrolik hingga berada pada posisi akhirnya.

Teknologi tersebut kemudian dikenal dengan nama Sosrobahu, yaitu sebuah inovasi yang membuat pembangunan jalan layang menjadi lebih cepat, efisien, dan minim gangguan bagi masyarakat.

Tidak membutuhkan waktu lama hingga dunia mulai melirik. Teknik Sosrobahu kemudian digunakan dalam berbagai proyek infrastruktur dan dipelajari oleh banyak insinyur di berbagai negara.

Di balik penemuan tersebut, terdapat nama Tjokorda Raka Sukawati, seorang insinyur asal Bali yang lebih tertarik mencari solusi daripada mencari popularitas.

Saat ini, namanya mungkin tidak seterkenal tokoh teknologi atau pendiri startup. Namun, salah satu inovasi konstruksi yang mengubah dunia ternyata lahir dari tangan seorang anak Indonesia.

Baca Juga: Siap-siap! Mulai Besok Polrestabes Bandung Akan Lakukan Operasi Patuh Lodaya 2026

Related Post

Tinggalkan komentar