sekitarbandungcom – Rencana penataan Teras Cihampelas memasuki tahap persiapan setelah aset Teras Cihampelas dan Jalan Cihampelas dialihkan dari Pemerintah Kota Bandung kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pemprov Jabar kini menyiapkan pembongkaran struktur yang ada serta konsep penataan baru kawasan tersebut.
Pembongkaran belum dilakukan secara keseluruhan karena masih membutuhkan tahapan administratif dan izin. Pada 16 September 2026, Satpol PP Jawa Barat bersama Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat mulai melakukan pengukuran ruang milik jalan atau rumija sebagai bagian dari persiapan penertiban dan pembongkaran.
Teras Cihampelas Dibongkar untuk Penataan Kawasan
Rencana pembongkaran dilakukan terhadap struktur Teras Cihampelas yang saat ini berdiri di kawasan Jalan Cihampelas. Langkah tersebut menjadi bagian dari rencana pemerintah untuk menata kembali kawasan yang selama ini memiliki fungsi sebagai ruang publik dan area aktivitas masyarakat.
Pengalihan aset dari Pemkot Bandung kepada Pemprov Jawa Barat menjadi salah satu dasar bagi pemerintah provinsi untuk melanjutkan proses penataan. Tahapan persiapan kemudian dilakukan dengan pendataan dan pengukuran kondisi ruang milik jalan.
Pengukuran rumija pada 16 September 2026 menjadi salah satu langkah teknis sebelum proses penertiban dan pembongkaran dilaksanakan. Pemerintah masih perlu menyelesaikan proses administratif serta perizinan sebelum pembongkaran dapat dilakukan.
Rencana tersebut juga berkaitan dengan keberadaan pedagang yang masih menjalankan aktivitas usaha di Teras Cihampelas. Pemprov Jabar telah mendata 15 pedagang yang masih aktif di kawasan tersebut.
Pemerintah menyatakan akan menyiapkan solusi agar para pedagang tetap dapat menjalankan usaha sebelum pembongkaran dilakukan. Namun, bentuk solusi maupun lokasi relokasi belum dirinci dalam informasi yang tersedia.
Baca juga:5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Hentikan Pencarian Setelah 10 Hari
Teras Cihampelas Dibongkar, Wajah Baru Disiapkan 2027
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa kawasan Cihampelas akan ditata kembali pada 2027. Konsep penataan diarahkan untuk menghadirkan kembali fungsi teras kawasan dengan fasilitas yang mendukung aktivitas pejalan kaki dan ruang publik.
Rencana tersebut mencakup penyediaan trotoar, tempat duduk, serta penerangan jalan. Penataan diarahkan untuk mengembalikan Cihampelas sebagai ruang pedestrian dan ruang publik dengan memperhatikan keamanan, keselamatan, keindahan, serta kenyamanan pengguna jalan.
Dengan konsep tersebut, pembongkaran struktur Teras Cihampelas saat ini tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari proses menuju penataan kawasan berikutnya. Pemerintah ingin menyiapkan ruang yang lebih sesuai dengan fungsi jalan dan kebutuhan masyarakat.
Baca juga:Tanah di Bandung Milik Febrie Disita Kejagung, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Rencana penataan juga mendapat perhatian dari warga dan pedagang. Portal resmi Pemprov Jawa Barat sebelumnya melaporkan adanya dukungan terhadap rencana penataan ulang, dengan harapan aktivitas ekonomi masyarakat tetap diperhatikan selama proses perubahan kawasan berlangsung.
Bagi pedagang, kepastian mengenai solusi usaha menjadi bagian penting dalam tahapan sebelum pembongkaran. Karena itu, pemerintah menyatakan akan menyiapkan solusi bagi 15 pedagang aktif yang telah didata.
Sementara itu, pengukuran rumija menunjukkan bahwa persiapan teknis telah mulai dilakukan. Namun, langkah tersebut belum dapat diartikan sebagai pembongkaran yang sudah selesai atau penataan baru yang telah dimulai.
Pemerintah masih perlu melalui tahapan administratif dan perizinan sebelum pembongkaran dilaksanakan. Setelah proses tersebut berjalan, rencana penataan kawasan pada 2027 akan menjadi tahap berikutnya dalam perubahan wajah Cihampelas.
Rencana ini menempatkan kawasan Cihampelas sebagai ruang yang tidak hanya mendukung aktivitas perdagangan, tetapi juga fungsi pedestrian dan ruang publik. Fasilitas trotoar, tempat duduk, dan penerangan menjadi bagian dari konsep yang disampaikan pemerintah untuk mendukung penggunaan kawasan secara lebih nyaman.
Dengan demikian, agenda Teras Cihampelas Dibongkar perlu dipahami sebagai bagian dari proses penataan bertahap. Pembongkaran struktur lama masih menunggu penyelesaian tahapan yang diperlukan, sedangkan konsep wajah baru kawasan diarahkan untuk diwujudkan pada 2027.
Perubahan tersebut diharapkan tetap memperhatikan keberadaan masyarakat dan pedagang yang selama ini beraktivitas di kawasan Cihampelas. Pemerintah juga perlu memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan sebelum kawasan memasuki fase penataan berikutnya.
Informasi mengenai jadwal pembongkaran dan bentuk penataan selanjutnya akan mengikuti perkembangan proses administratif serta kebijakan pemerintah terkait kawasan Cihampelas yang berlaku di lapangan.

