TPS di Kota Bandung Ditutup Selama 3 Hari karena Pengangkutan Sampah Sudah Penuh

Sekitarbandung.com – Tempat Penampungan Sampah (TPS) di Kota Bandung ditutup selama tiga hari mulai 1-3 Mei 2026, karena kuota pengiriman sampah sebanyak 980 ton dari

Dicky Wicaksono

TPS di Kota Bandung Ditutup Selama 3 Hari karena Pengangkutan Sampah Sudah Penuh
TPS di Kota Bandung Ditutup Selama 3 Hari karena Pengangkutan Sampah Sudah Penuh

Sekitarbandung.com – Tempat Penampungan Sampah (TPS) di Kota Bandung ditutup selama tiga hari mulai 1-3 Mei 2026, karena kuota pengiriman sampah sebanyak 980 ton dari Kota Bandung ke TPA Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat sudah habis.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tidak ada aktivitas pembuangan dan pengangkutan sampah, serta akses masuk ditutup menggunakan penghalang dari besi. Sementara itu, tumpukan sampah yang belum terangkut terlihat sudah menggunung.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menekankan bahwa Kota Bandung tidak akan bisa membuang sampah ke TPA Sarimukti pada minggu ini saja, melainkan hanya pada hari Senin, setelah kuota kembali tersedia.

“Kita baru bisa buang lagi hari Senin. Karena memang kuota kita selama seminggu itu sudah habis hari ini (Kamis). Inilah mengapa semua lurah harus berembuk dengan RW-RW untuk melakukan pengolahan lebih intensif di hari Jumat, Sabtu, Minggu,” ujarnya.

Baca Juga: Bandung Trade Mall Bukan TPS Liar, DLH Kota Bandung Siap Evaluasi Pengelolaan Sampah

Farhan mengakui bahwa memang banyak kritik masuk yang menyebut Pemkot Bandung hanya mengandalkan metode angkut dan buang, karena upaya pengolahan sampah yang dilakukan belum mencakup skala besar.

“Memang kan banyak kritik yang mengatakan bagaimana selama ini hanya bisa angkut buang. Memang benar, karena bagaimanapun juga, semua upaya yang kita lakukan skalanya itu belum bisa skala yang besar,” lanjutnya.

Menurutnya, saat ini pihaknya baru sanggup mengelola sekitar 22 persen dari total sampah harian yang diproduksi, atau sekitar 400 ton per hari. Sisanya, sekitar 980 ton bahkan bisa lebih, masih dibuang ke TPA Sarimukti.

Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi pengelolaan sampah di Kota Bandung, sehingga diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan pengolahan sampah dan mengurangi ketergantungan pada TPA.

Baca Juga: Serius Tangani Sampah, Sejumlah Camat di Kota Bandung Lakukan Kunjungan Kerja ke TPST dan RDF Center Sokaraja

Related Post

Tinggalkan komentar