Persoalan Aspal Lebih Tinggi dari Halaman Permukiman, Warga Cokolio Bertemu dengan Pemkab Malang dan Bina Marga, Berikut Hasil Diskusinya!

Sekitarbandung.com – Setelah ramai dikeluhkan warga karena ketinggian aspal yang mencapai hampir satu meter, masyarakat Jalan Sumedang, Cokolio, Kepanjen, akhirnya bertemu dengan petugas desa, Pemkab

Dicky Wicaksono

Persoalan Aspal Lebih Tinggi dari Halaman Permukiman, Warga Cokolio Bertemu dengan Pemkab Malang dan Bina Marga, Berikut Hasil Diskusinya!
Persoalan Aspal Lebih Tinggi dari Halaman Permukiman, Warga Cokolio Bertemu dengan Pemkab Malang dan Bina Marga, Berikut Hasil Diskusinya! (X/@akutyass)

Sekitarbandung.com – Setelah ramai dikeluhkan warga karena ketinggian aspal yang mencapai hampir satu meter, masyarakat Jalan Sumedang, Cokolio, Kepanjen, akhirnya bertemu dengan petugas desa, Pemkab Malang, dan Bina Marga.

Pertemuan tersebut digelar untuk membahas proyek pengaspalan yang dinilai bermasalah dan menimbulkan keresahan di tengah warga.

Dilansir dari unggahan akun X @akutyass pada Senin (16/12/2025), berikut sejumlah hasil diskusi yang disampaikan kepada warga:

  1. Proyek tersebut merupakan proyek Inpres Jalan Daerah yang diadakan oleh kementerian.
  2. Tujuan rekonstruksi jalan ini untuk mengantisipasi potensi jalan gelondong serta perbaikan drainase.
  3. Pengerjaan drainase akan dilakukan oleh Pemda dan dijadwalkan mulai Januari, paling lambat Februari.
  4. Program dari Pemda pada tahun sebelumnya memang hanya mencakup pelebaran jalan dan pembuatan gorong-gorong, namun belum mendapat persetujuan dari kementerian.
  5. Program tersebut baru disetujui oleh kementerian pada tahun ini dan dana langsung diturunkan, sehingga pengerjaan segera dieksekusi. Disebutkan bahwa waktu yang mepet menjadi alasan tidak sempat dilakukannya sosialisasi kepada warga.
  6. Dipastikan tidak ada tambahan urukan lagi, dan pengerjaan selanjutnya hanya berupa pelapisan aspal dengan target selesai sebelum tahun baru.
  7. Untuk akses jalan sementara akan dibantu oleh Pemda, begitu juga dengan akses jalan permanen.
  8. Pemda akan mendampingi warga hingga proyek selesai serta berupaya memperkecil risiko yang ditimbulkan bagi masyarakat, dengan harapan seluruh proses berjalan lancar ke depannya.

Sebagai informasi tambahan, kondisi aspal di Jalan Raya Sumedang, Kecamatan Kepanjen, tepatnya di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang, dikeluhkan oleh warga dan para pedagang setempat.

Pasalnya, proses peninggian jalan raya tersebut kini lebih tinggi dibandingkan halaman permukiman warga. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan bencana, seperti banjir, terutama saat hujan lebat.

Baca Juga: Kondisi Jalan Sumedang di Kepanjen Lebih Tinggi dari Halaman Permukiman, Warga Minta Bantuan

Related Post

Tinggalkan komentar