Sekitarbandung.com – Setelah penantian selama 4 bulan sejak Januari 2026, akhirnya gaji guru honorer di Bandung resmi ditransfer langsung ke rekening masing-masing pada akhir April lalu.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengucapkan rasa syukur karena gaji para guru honorer tersebut telah dicairkan ke rekening bank masing-masing.
“Alhamdulillah, untuk honor ini sudah dicairkan. Mudah-mudahan hari ini kita kejar sebelum jam 15.00 WIB sore semua sudah masuk ke rekening bank masing-masing,” ujarnya di Balai Kota Bandung, pada Kamis (30/4/2026) siang.
Sebelumnya, gaji para guru honorer sempat tertunda akibat implementasi UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN serta SE Kementerian PAN-RB yang membatasi pengalokasian anggaran bagi tenaga honorer selain PPPK.
Oleh karena itu, langkah terkait kesejahteraan guru dan pendidikan di Bandung yang akan dilakukan oleh pemerintah yaitu sebagai berikut:
Baca Juga: Dedi Mulyadi Akan Temui MenPAN-RB untuk Bahas tentang Gaji Guru Honorer yang Tertunda
1. Rencana Kenaikan Tunjangan (2027)
Pemkot Bandung tengah menyiapkan kajian untuk meningkatkan kesejahteraan guru, termasuk peluang tambahan penghasilan (TPP) yang direncanakan mulai tahun 2027.
2. Tidak Ada PHK
Pemerintah memastikan posisi guru honorer maupun PPPK saat ini aman dan tidak akan mengalami pemutusan hubungan kerja.
3. Pengaturan Anggaran yang Aman
Pengangkatan guru menjadi PPPK akan dilakukan secara bertahap agar kas daerah tidak membengkak (belanja pegawai bisa meningkat hingga 50 persen jika dilakukan sekaligus).
4. Bantuan Pendidikan Rp 5 Miliar
Pemkot menyalurkan dana RMP untuk membantu warga. Peraturannya tegas, yaitu sekolah dilarang menahan ijazah siswa. Jika melanggar, maka sanksinya dapat berupa pencopotan kepala sekolah.

