Sekitarbandung.com – Golongan darah merupakan pengelompokan darah manusia berdasarkan jenis antigen (penanda) yang terdapat pada permukaan sel darah merah. Antigen inilah yang menentukan kecocokan darah saat transfusi.
Berdasarkan data pada tahun 2025 semester I dari Open Data Bandung (Disdukcapil), jumlah penduduk yang mengetahui dan tidak mengetahui golongan darahnya yaitu sebagai berikut:
- Tahu: 50,2 persen, 1.303.957 orang.
- Tidak Tahu: 49,8 persen, 1.295.786 orang.
Sementara itu, jumlah penduduk berdasarkan golongan darah data pada tahun 2025 semester I, yaitu sebagai berikut:
1. Golongan Darah O: 506.391.
2. Golongan Darah A: 356.910.
3. Golongan Darah B: 296.221.
4. Golongan Darah AB: 144.435.
Baca Juga: Hipertensi Dianggap sebagai Silent Killer, Yuk Rutin Cek Tekanan Darah!
Beberapa alasan penting untuk mengetahui golongan darah yang kita miliki yaitu sebagai berikut:
1. Mempercepat penanganan saat transfusi darah atau kondisi gawat darurat.
2. Mencegah risiko reaksi berbahaya akibat ketidakcocokan darah.
3. Penting untuk memantau risiko ketidakcocokan rhesus pada ibu dan bayi.
4. Membantu menyalurkan darah ke pasien yang membutuhkan secara tepat.
5. Memudahkan tenaga kesehatan dalam mengambil keputusan yang cepat dan akurat.
Data pada tahun 2025 tersebut menunjukkan bahwa masih banyak penduduk Kota Bandung yang belum mengetahui golongan darahnya sendiri. Padahal, informasi ini penting untuk kondisi darurat, transfusi darah, hingga perencanaan kesehatan.
Baca Juga: 6 Produk Haram yang Berdampak Negatif pada Tubuh Manusia

