Sekitarbandung.com – Kementerian Komunikasi dan Digital RI menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Disaster Prevention Information System (DPIS) di Hotel Mercure Bandung Nexa Supratman pada Rabu (10/12/2025).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sistem penyampaian informasi kebencanaan berbasis teknologi.
Dalam kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Diskominfotik dan BPBD se-Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk persiapan implementasi sistem penyampaian informasi kebencanaan di daerah.
Kehadiran para peserta juga menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kualitas layanan informasi publik terkait bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Jabar, Teten Ali Mulku Engkun, hadir sebagai narasumber. Pada sesi panel, ia menyampaikan materi bertema “Koordinasi Mitigasi dan Tanggap Darurat Melalui Pemanfaatan Teknologi,” yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas daerah melalui pemahaman teknologi kebencanaan.
Teten menegaskan pentingnya integrasi data, kecepatan informasi, dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung respons kebencanaan yang lebih efektif.
Ia juga menyoroti bahwa penguatan koordinasi menjadi faktor utama dalam memastikan penanganan bencana berjalan optimal.
Pemanfaatan teknologi dinilai menjadi kunci untuk memperkuat deteksi dini, koordinasi lapangan, hingga distribusi informasi kepada masyarakat.
Dengan sistem yang terintegrasi, penyebaran informasi diproyeksikan dapat dilakukan lebih cepat sehingga risiko yang ditimbulkan bencana dapat diminimalkan.
“Pentingnya integrasi data, kecepatan informasi, dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung respons kebencanaan yang lebih efektif,” tegasnya.
“Teknologi menjadi kunci untuk memperkuat deteksi dini, koordinasi lapangan, hingga distribusi informasi kepada masyarakat,” lanjutnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam memanfaatkan DPIS, sehingga komunikasi kebencanaan di Jawa Barat dapat berlangsung lebih cepat, terstruktur, dan tepat sasaran.
Implementasi DPIS juga menjadi momentum bagi daerah untuk memperbaiki sistem penanganan informasi bencana agar lebih modern, responsif, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: BPBD Jawa Barat Gelar Sosialisasi Mitigasi Simulasi Bencana di SMKN 6 Bandung

