Nilai Tukar Rupiah Melemah, Mendekati Rp17.000 per Dolar AS pada Awal Perdagangan

Sekitarbandung.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terpantau melemah pada pembukaan perdagangan Senin (9/3/2026) dan mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS. Berdasarkan

Dicky Wicaksono

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Mendekati Rp17.000 per Dolar AS pada Awal Perdagangan
Nilai Tukar Rupiah Melemah, Mendekati Rp17.000 per Dolar AS pada Awal Perdagangan

Sekitarbandung.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terpantau melemah pada pembukaan perdagangan Senin (9/3/2026) dan mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS.

Berdasarkan data pasar, rupiah tercatat berada di level Rp16.965 per dolar AS sehingga semakin dekat dengan batas yang sering menjadi perhatian pelaku pasar tersebut.

Pelemahan rupiah terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran membuat harga minyak dunia mengalami lonjakan sehingga memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global.

Baca Juga: Ekonomi Naik tetapi Kemiskinan Turun? Apa yang Harus Dilakukan?

Kondisi tersebut mendorong banyak investor internasional memindahkan aset mereka ke instrumen yang dianggap lebih aman seperti dolar Amerika Serikat.

Akibatnya, permintaan terhadap dolar meningkat sementara mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, mengalami tekanan di pasar keuangan.

Selain faktor eksternal, pelemahan rupiah juga dipengaruhi oleh sentimen pasar yang cenderung berhati-hati terhadap kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil.

Level Rp17.000 per dolar AS sendiri disebut sebagai level psikologis karena angka tersebut sering menjadi patokan bagi pelaku pasar dalam melihat kekuatan maupun tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Baca Juga: Siapa Bilang Harta Tidak Dibawa Mati? Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Related Post

Tinggalkan komentar