sekitarbandungcom – Kebakaran terjadi di tempat pembuangan sampah kawasan Puncak Ciumbuleuit atau Punclut, Kota Bandung, Senin malam, 14 September 2026. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung mengerahkan delapan mobil pemadam untuk menangani kobaran api di lokasi tersebut.
Kepala DPMKP Kota Bandung Soni Bakhtiar mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 19.16 WIB. Setelah laporan masuk, personel langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan di kawasan yang menjadi titik kebakaran.
Damkar Bandung Kerahkan 8 Unit ke TPS Punclut
Menurut Soni, kebakaran diduga berkaitan dengan kemungkinan pembakaran sampah. Namun, dugaan tersebut belum menjadi hasil penyelidikan final. Petugas masih melakukan penanganan serta asesmen terhadap kondisi di sekitar titik api.
Soni menjelaskan kondisi sampah yang kering akibat musim kemarau membuat api berpotensi merambat dengan cepat. Di sekitar lokasi juga terdapat alang-alang yang kering, sehingga proses pemadaman membutuhkan perhatian terhadap kemungkinan perluasan api.
Kondisi geografis lokasi turut menjadi kendala. Titik api berada di bawah tebing dan lembah sehingga mobil pemadam tidak dapat menjangkau seluruh area secara langsung. Petugas pemadam bersama tim rescue kemudian turun untuk mencapai lokasi kebakaran.
Penggunaan tim rescue diperlukan karena akses menuju titik api memiliki kondisi medan yang tidak mudah. Petugas harus menyesuaikan langkah penanganan dengan posisi kebakaran agar proses pemadaman dapat dilakukan secara aman.
DPMKP juga mengantisipasi kemungkinan adanya gas metana dari timbunan sampah yang telah berada cukup lama di lokasi. Soni mengatakan pihaknya masih melakukan asesmen untuk memastikan ada atau tidaknya akumulasi gas tersebut.
Baca juga:Wali Kota Bandung Dorong CFD Buahbatu Kembali, Tata Kelola Dishub Jadi Sorotan
Damkar Bandung Antisipasi Risiko Selama Pemadaman
Kemungkinan keberadaan gas metana menjadi salah satu perhatian petugas karena dapat meningkatkan risiko selama proses pemadaman. Karena itu, pemeriksaan kondisi di sekitar timbunan sampah dilakukan sebagai bagian dari penanganan.
Soni memastikan lokasi kebakaran berada sekitar 500 meter dari permukiman warga. Dengan jarak tersebut, api tidak secara langsung mengancam rumah penduduk di sekitar kawasan berdasarkan keterangan yang disampaikan DPMKP.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu memperhatikan kondisi lingkungan ketika terjadi kebakaran di area sampah. Asap, api, dan kemungkinan perubahan arah rambatan harus menjadi perhatian selama petugas melakukan penanganan di lapangan.
Soni juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah, terutama ketika kondisi lingkungan masih kering. Api dari pembakaran sampah dapat merambat ke lahan kosong yang dipenuhi rumput dan alang-alang kering.
Imbauan tersebut menjadi penting karena pembakaran sampah di lingkungan yang kering memiliki risiko penyebaran api. Masyarakat diminta memilih cara pengelolaan sampah yang tidak menimbulkan potensi kebakaran.
Kebakaran TPS Punclut menunjukkan bahwa kondisi sampah kering dapat menghadirkan tantangan tersendiri ketika terjadi api. Penanganan membutuhkan kesiapan personel, kendaraan pemadam, serta tim yang mampu menjangkau area sulit.
Baca juga:Pemkot Bandung Perkuat Pengelolaan Sampah, Hadapi Tantangan Musim Hujan
Pengerahan delapan mobil pemadam menjadi bagian dari respons DPMKP Kota Bandung setelah laporan diterima. Tim di lapangan juga melakukan asesmen untuk memastikan kondisi sekitar tetap dapat dikendalikan selama penanganan.
Hingga informasi ini disampaikan, penyebab kebakaran masih berupa dugaan pembakaran sampah dan belum dinyatakan sebagai hasil penyelidikan akhir. Karena itu, informasi mengenai penyebab perlu disampaikan secara hati-hati dan mengikuti keterangan resmi dari petugas.
Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang aman. Pembakaran secara sembarangan dapat menimbulkan risiko ketika material kering dan vegetasi di sekitar lokasi mudah terbakar.
Masyarakat yang berada di sekitar kawasan juga diharapkan tidak mendekati titik kebakaran selama proses penanganan berlangsung. Area operasi membutuhkan ruang bagi petugas dan kendaraan untuk melakukan pemadaman serta pemeriksaan kondisi lingkungan.
Dengan respons cepat dan dukungan berbagai unsur, DPMKP berupaya menangani kebakaran di TPS Punclut. Pemantauan tetap diperlukan untuk mengantisipasi api kembali muncul dari bagian timbunan sampah yang masih menyimpan panas setelah pemadaman selesai.

